Fasilitas Umum mangkrak@dakitanews Nganjuk – Pembangunan fasilitas umum berupa pos keamanan lingkungan (kamling) di Dusun Barengan Desa Kaloran Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk mangkrak. Pos kamling berukuran 3 X 3 meter yang dibangun dengan dana hibah dari pelaksanaan pembangunan tower seluler ini masih dalam keadaan setengah jadi. Padahal, pihak pengelola tower sudah memberikan kompensasi dana sebesar Rp 5 juta kepada warga setempat untuk pembangunannya.

“Uang kompensasi itu sudah diterima oleh pak Kades Karjono, pemberian dana kompensasi itu sendiri juga sudah dirapatkan di balai desa, berhubung saat ini pak Kades Karjono masih menjalani persidangan, akhirnya pembangunan pos kamling jadi mandek dan mangkrak sampai sekarang,” ujar Panjul Darmanto warga setempat kepada @dakitanews.com, Minggu (19/10).

Seharusnya, kata Sudarmanto, Karjono selaku Kepala Desa Kaloran tidak gegabah dalam mengelola keuangan. Karena posisinya masih bermasalah. Sehingga hal ini mengakibatkan munculnya isu jika uang hibah itu sengaja dimakan oleh Karjono. Buktinya, pembangunan fasilitas umum menjadi terbengkalai karena semuanya diatasi sendiri oleh Karjono. “Sudah tahu bermasalah kok masih berani pegang uang yang bukan haknya,” ketus Darmanto.

Selain memberikan kompensasi sebesar Rp 5 juta untuk pendirian pos kamling, dalam forum rapat di balai desa tersebut juga dibahas tentang diberikannya kompensasi lainnya oleh pihak tower berupa lampu penerangan jalan. Hal itu juga sudah disetujui oleh masyarakat yang terimbas pendirian tower. “Untuk penerangan jalan, apakah pihak tower sudah menyerahkan dananya atau belum warga tidak tahu. Bisa jadi dana itu juga dibawa kades Karjono,” ujar Darmanto.

Diberikannya kompensasi berupa dana Rp 5 juta oleh pihak pengelola tower untuk pembangunan pos kamling itu juga dibenarkan oleh Kasun Barengan Desa Kaloran, Purjoko. Menurutnya, dana itu memang dibawa Kepala Desa setempat, Karjono. “Dana memang dibawa pak Kades dan pos kamling juga sudah didirikan, namun saat ini pembangunannya tidak bisa dilanjutkan karena pak Kades masih menjalani persidangan,” terang Purjoko.

Diketahui, Karjono, Kepala Desa Kaloran Kecamatan Ngronggot saat ini masih menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Nganjuk dalam kasus penganiayaan. Dia ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Robian,32, warga setempat yang mengaku telah aniaya oleh Karjono hingga mengakibatkan luka serius di bagian kepala dan sempat dirawat di ruang Bougenvile RSUD Kertosono, Minggu (10/5) yang lalu. (jati)

Keterangan Gambar : Poskamling yang terbengkelai akibat Kadesnya bermasalah dengan Hukum

RedaksiDaerahkades bermasalah
@dakitanews Nganjuk - Pembangunan fasilitas umum berupa pos keamanan lingkungan (kamling) di Dusun Barengan Desa Kaloran Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk mangkrak. Pos kamling berukuran 3 X 3 meter yang dibangun dengan dana hibah dari pelaksanaan pembangunan tower seluler ini masih dalam keadaan setengah jadi. Padahal, pihak pengelola tower sudah...