ADAKITANEWS, Kediri – Wagiono, 65, kue serabutan, warga Desa Brenggolo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi menggantung di pohon mangga area pemakaman umum desa setempat, Senin (14/08) sekitar pukul 05.30 WIB.

Temuan itu berawal saat Gapur Al Purwoko, 50, warga setempat melintas di depan makam. Saar melihat korban menggantung, spontan yang bersangkutan langsung memanggil warga lain dan menghubungi pihak kepolisian.

Dari keterangan beberapa tetangga korban, Wagiono diketahui memang sudah lama mengidap sakit lambung yang menahun.

Terpisah, Kasi Humas Polsek Polsek Plosoklaten, Iptu Totok Widarto mengatakan, dari hasil pemeriksaan di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

“Barang bukti berupa tali warna putih panjang kurang lebih 1 meter, baju batik panjang warna silver motif biru, celana pendek warna hitam, dan sarung kotak kotak warna oranye kita amankan di Mapolsek Plosoklaten. Hasil dari visum dokter tidak ada bekas penganiayaan maupun tanda-tanda pembunuhan, jadi dinyatakan korban bunuh diri sendiri dengan cara gantung diri,” ujarnya.(udn)

Keterangan gambar : Korban gantung diri di pemakaman umum.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/08/140817-udn-kediri-gandir.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/08/140817-udn-kediri-gandir-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,gantung diri,kediri
ADAKITANEWS, Kediri - Wagiono, 65, kue serabutan, warga Desa Brenggolo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri ditemukan sudah tidak bernyawa dengan posisi menggantung di pohon mangga area pemakaman umum desa setempat, Senin (14/08) sekitar pukul 05.30 WIB. Temuan itu berawal saat Gapur Al Purwoko, 50, warga setempat melintas di depan makam. Saar...