ADAKITANEWS, Blitar – Dirjen Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM akan memperketat proses penerbitan Paspor baru. Hal ini menyusul penghapusan persyaratan pemohon paspor yang wajib memiliki tabungan Rp 25 juta untuk penerbitan paspor.

Kepala Kantor Imigrasi kelas 2 Blitar, I Nyoman Gede Surya Mataram mengatakan proses penerbitan Paspor akan diperketat menyusul dihapusnya keputusan wajib memiliki tabungan Rp 25 juta sebagai salah satu syarat penerbitan paspor baru.

“Jadi para warga yang mengajukan paspor harus jelas dulu. Kalau misalnya ingin umrah atau haji harus ada rekom dari Kemenag setempat. Kalau mau ke rumah kerabat juga harus ada rekomnya,” katanya kepada wartawan, Selasa (21/03).

Lanjut Surya, penerbitan izin untuk sekedar plesir atau berlibur maupun berkunjung ke kerabat di luar negeri wajib memiliki surat undangan dari kerabat yang dituju. “Jadi harus ada undangannya. Caranya, kerabat yang dituju harus nge-Fax ke kita, baru nanti dilampirkan untuk penerbitan selanjutnya,” ungkapnya.

Surya menunjukan, peningkatan pengawasan itu dimaksudkan untuk melindungi WNI di luar negeri. “Untuk mencegah TKI Non – Prosedural. Selain itu agar WNI kita aman di luar Negeri,” timpalnya.

Sementara menurut Lilik, satu warga asal Srengat yang mengajukan izin untuk sekedar menjenguk kerabat di Malaysia mengaku cukup senang jika kebijakan wajib memiliki tabungan Rp 25 Juta sebagai syarat untuk permohonan paspor dihapuskan. “Ya jadi ringan, jadi lebih enak mengurusnya (paspor),” tutur dia.

Ia menambahkan, meski tabungan Rp 25 juta dihapuskan dari persyaratan, namun persyaratan surat undangan dari kerabat yang dituju cukup membuat dirinya kerepotan. “Ya repot. Wong biasanya bisa langsung berangkat tapi ini mendadak nunggu undangan, tapi kalau untuk keamanan WNI saya pribadi nggak masalah,” tukasnya.(blt1)

Keterangan Gambar: Kepala Kantor Imigrasi Kelas 2 Blitar, I Nyoman Gede Surya Mataram, dan suasana pelayanan Paspor.(foto:glorian)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/03/20170321_174346-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/03/20170321_174346-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,blitar,imigrasi,paspor
ADAKITANEWS, Blitar - Dirjen Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM akan memperketat proses penerbitan Paspor baru. Hal ini menyusul penghapusan persyaratan pemohon paspor yang wajib memiliki tabungan Rp 25 juta untuk penerbitan paspor. Kepala Kantor Imigrasi kelas 2 Blitar, I Nyoman Gede Surya Mataram mengatakan proses penerbitan Paspor akan diperketat...