2016-05-30_15.37.39ADAKITANEWS, Kota Kediri- Kejaksaan Negeri Kediri selama lima bulan terakhir ini telah memeriksa sebanyak tiga kasus tindak pidana korupsi. Kasus yang masih dalam pemeriksaan diantaranya, Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) yang melibatkan anggota DPRD Kota Kediri, Madrasah Aliyah Negeri II, serta korupsi alat kesehatan tahun anggaran 2013.

Abdul Rasyid, Kasi pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kediri, Senin (30/05) menjelaskan, selama awal tahun 2016 pihak pidsus sudah melakukan pemeriksaan kepada para pelaku tindak pidana korupsi yang telah merugikan negara mencapai ratusan juta rupiah. Dari status pemeriksaan, pihak kejari dalam waktu dekat akan menaikkan status penyelidikan kepada pihak yang masih dirahasiakan.

“Dalam waktu dekat, kita akan menaikkan status pemeriksaan ke penyelidikan pada Mr X,” ungkap Abdul Rasyid di dalam ruang kerjanya.

Ia menambahkan, akan terus menggali bukti autentik untuk mengungkap tindak pidana korupsi pada kasus alat kesehatan tahun anggaran 2013 dengan total kerugian negara sebesar Rp 900 juta. Pihaknya juga akan mencari keterlibatan pihak lain yang memuluskan pengadaannya. “Sering kali uangnya dibuat keperluan pribadi oleh pelaku,” jelasnya.

Menurutnya, selain tindak pidana korupsi pada alkes, kasus jasmas juga tidak kalah pentingnya. Karena ada keterlibatan oknum DPRD Kota Kediri dalam penyelewengan dana jasmas melalui Kelurahan Ngronggo dan masih banyak lainnya. “Sudah ada beberapa kelurahan yang terlibat kasus penyelewengan dana jasmas,” urainya.

Selain kedua kasus tersebut, pihak kejaksaan telah memeriksa pegawai MAN II yang melakukan pungutan liar pada ratusan siswa-siswinya. Siang tadi pukul 12.00 WIB, beberapa pegawai MAN II yang terdiri dari Bendahara Dipa, BOS, dan Operator Bendahara dimintai keterangan oleh pihak pidsus.

“Pemeriksaan MAN II masih tahap penyelidikan. Selebihnya menyusul,” terang Abdul Rasyid.

Sementara Arif, pegawai MAN II bagian pengadaan honor pegawai menuturkan, bahwa kedatangannya ke kantor Kejaksaan Negeri Kediri untuk memenuhi panggilan pihak pidsus. Saat ditanya lebih lanjut mengenai kasus pungli MAN II dirinya tidak berkomentar lebih dalam.

“Karena ada panggilan ya datang saja,” ungkap Arif.(blot)

Keterangan Gambar: Abdul Rasyid, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Kediri saat memberikan keterangan kasus tipikor pada awak media.(Iwan Fahmi)

REDAKSIHukum Kriminalkediri,kejari,tipikor
ADAKITANEWS, Kota Kediri- Kejaksaan Negeri Kediri selama lima bulan terakhir ini telah memeriksa sebanyak tiga kasus tindak pidana korupsi. Kasus yang masih dalam pemeriksaan diantaranya, Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) yang melibatkan anggota DPRD Kota Kediri, Madrasah Aliyah Negeri II, serta korupsi alat kesehatan tahun anggaran 2013. Abdul Rasyid, Kasi pidana...