th@dakitanews Nganjuk – Kejari Nganjuk diam-diam membidik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nganjuk karena mengendus adanya ketidak beresan pengelolaan keuangan bantuan operasional miliaran setiap tahunnya, namun dalam catatan kinerja perusahaan daerah terus merugi.

Rencananya pihak kejaksaan akan melakukan investigasi terkait itu untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Termasuk akan melakukan pencarian data tentang anggaran operasionalnya.

Sumber resmi di kejaksaan menyebutkan, bahwa sudah ada beberapa data yang diperoleh terkait catatan kinerja, namun data itu belum bisa menjadi dasar untuk penyusunan berkas rencana untuk pengungkapan tahap awal suatu perkara. angkah

“Data itu masih belum bisa dikatakan sebagai alasan untuk memperkarakan kecurigaan ini, masih harus ditambah dengan data pendukung yang mengarah adanya dugaan penyelewengan keuangan,” jelas sumber tadi.

Sumber tersebut menambahkan, bahwa data itu sekarng ada di tangan KasiIntel, Anwar, SH dan tengah mempelajari untuk mengetahui adanya bukti yang bisa mengarah sebagai pendukung untuk menguatkan kecurigaan adanya penyelewengan keuangan.

Ditempat terpisah, Anwar enggan berkomentar banyak terkait temuan data itu. Dia hanya meminta kepada wartawan bersabar, agar tidak tergesa-gesa memblow-up pemberitaan bahwa kejaksaan tengah membidik perusahaan pkat merah itu. “Sabar mas jangan buru-buru,” ujarnya.

Sementara itu, Sumardi politisi Golkar Nganjuk di kantor dewan juga mengaku mengendus adanya penyelewengan anggaran keuangan di PDAM Nganjuk, namun dia tidak berani mengejspos karena tidak cukup bukti.

“Harus ada investigasi dari pihak berwenang untuk melakukan pengungkapan itu,” paparnya.

Dalam kesempatan sama, Sumardi, menndesak kepada kejaksaan untuj melakukan investigasi agar bisa meluruskan opini yang berkembang terkait dengan perusahaan itu.

Pasalnya perusahaan banyak menerima bantuan operasional, namun, kondisinya defisit.”apapun hasilnya nanti, bisa meluruskan kecurigaan publik,” jelasnya.(Jati)

RedaksiPolitik
@dakitanews Nganjuk - Kejari Nganjuk diam-diam membidik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nganjuk karena mengendus adanya ketidak beresan pengelolaan keuangan bantuan operasional miliaran setiap tahunnya, namun dalam catatan kinerja perusahaan daerah terus merugi. Rencananya pihak kejaksaan akan melakukan investigasi terkait itu untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Termasuk akan melakukan pencarian...