Kepala Satpol PP Bantah Anggotanya Miliki Cafe di Lokalisasi Guyangan

842

@dakitanews Nganjuk – Meskipun Satpol PP Kabupaten Nganjuk gencar melakukan sosialisasi penutupan lokalisasi PSK, namun hingga kini belum satupun PSK yang berhenti beroperasi.

Dari delapan titik lokalisasi PSK yang terdata oleh Pemkab Nganjuk, ternyata hingga kini hanya Empat titik yang baru bisa ditemui adanya Posko Penutupan Lokalisasi Prostitusi, yaitu lokalisasi Pringkuning, Kandangan, Balongkenci dan Kudu Kertosono.

Penyebabnya adalah masih banyaknya para PSK maupun warga yang terdampak, yang protes dan tidak menyetujui terhadap rencana pemerintah itu. Bahkan banyak dijumpai, warga yang terdampak itu memiliki akses kuat di pemerintahan, bahkan mereka juga berprofesi sebagai pegawai pemerintahan. Sehingga mereka seolah berani membangkang terhadap peringatan dari petugas.

Seperti di lokalisasi PSK Guyangan, diduga karena ada oknum anggota Satpol PP yang memilki tempat/bangunan disana. Hal ini membuat Satpol PP enggan melakukan razia dan tidak seperti di lokalisasi lainnya. Dampaknya, setiap razia yang dilakukan oleh Satpol PP, pasti selalu gagal tidak membuahkan hasil karena informasi bocor ke warga terdampak lainnya.

Diduga bocornya informasi itu dikarenakan ada oknum anggota Satpol PP yang memiliki tempat/bangunan di lokalisasi PSK Guyangan.

Ditemui adakitanews.com di acara sosialisasi penutupan lokalisasi PSK Guyangan yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Guyangan Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, Jum’at 7/11 siang, Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk, Hariono menampik bahwa anggotanya memiliki tempat hiburan di lokalisasi PSK Guyangan.”Tidak ada, itu hanya sebuah bangunan kecil,”terang Hariono.

Sikap dari banyaknya warga yang terdampak kecewa dengan rencana pemerintah menutup lokalisasi PSK ini, dan ditambah adanya oknum pegawi pemerintah yang mempunyai investasi dilokalisasi. Banyak pihak yang apatis jika  penutupan lokalisasi PSK dapat terlaksana sesuai target, yaitu  akhir Desember tahun 2014. (Kmto/jati)

Keterangan Gambar : Lokalisasi Guyangan