Kodim 0808 Blitar Gelar Nobar Film G30S/PKI dengan Para Santri dan Masyarakat

632

ADAKITANEWS, Blitar – Meski sempat diawali turunnya hujan deras, namun tidak meredam semangat para santri, wali santri, serta masyarakat untuk nonton bareng (nobar) pemutaran film G30S/PKI bersama Kodim 0808 Blitar, Rabu (27/09) malam.

Selain disaksikan sedikitnya 10 ribu orang, acara yang digelar di halaman Ponpes Yayasan Ma’arif Udanawu Dusun Bakung Desa/Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar tersebut, juga diikuti jajaran Forpimda Kabupaten Blitar, anggota TNI, Polri, Dandim 0808/Blitar, Letkol Arh H Surya Dani SH, Ketua MUI Kabupaten Blitar, KH Ahmad Zamroji, serta Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren.

KH Ahmad Zamroji yang juga sebagai Ketua Yayasan Maarif menyampaikan, bahwa pemutaran film G30S/PKI ini sengaja dilaksanakan agar para santri dapat mengetahui sejarah yang terjadi pada masa lampau, dan pernah terjadi di negara ini.

“Ini merupakan pesan penting bagi para santri baik putra atau putri, bahwasanya sejarah kelam bangsa Indonesia di masa lalu jangan sampai terulang dan kami sangat setuju jika nonton bareng seperti ini dilakukan,“ tegasnya.

Ia juga menambahkan, dalam pemutaran film yang dilaksanakan pada malam hari tersebut, para wali santri juga ikut dihadirkan untuk mendampingi anak-anaknya agar dapat memberikan bimbingan, khususnya tentang sejarah.

Sementara itu di tempat yang sama, Dandim 0808/Blitar, Letkol Arh H Surya Dani SH menjelaskan, pemutaran sejarah Pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau G30S /PKI akan dilakukan di tiap-tiap wilayah yang ada di jajaran Kodim 0808/Blitar.

Nonton bareng film bersejarah ini, yang di mulai pada pukul 21.00 WIB, bertujuan untuk menanamkan serta memberikan pengetahuan akan pendidikan sejarah bangsa di kalangan masyarakat, terutama terhadap kalangan anak muda khususnya usia pelajar.

“Diadakan pemutaran film tentang G30S/ PKI tersebut agar nantinya masyarakat mengetahui sejarah sebenarnya tentang pergerakan PKI yang merongrong keutuhan NKRI pada saat itu. Karena pada era saat ini terdapat oknum-oknum yang mencoba untuk memutar balikkan sejarah,” ujarnya.

Lebih lanjut Dandim 0808/Blitar juga menambahkan, bahwa pada saat ini sudah muncul komunis gaya baru. Itu terbukti adanya banyak lambang-lambang PKI yang bermunculan. Contoh gambar lambang yang ada di baju, kaos dan banyak gambar-gambar PKI lainnya yang sengaja disamarkan. “Masyarakat harus lebih waspada,” pesan Dandim.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana nonton bareng di Ponpes Yayasan Ma’Arif Udanaw.(foto: wiro)