images (19)ADAKITANEWS Jombang – Korban meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jombang Jawa Timur bertambah lagi. Hari Sabtu (23/01) Mohamad Ikhsan Baihaqi ,15, menghembuskan nafas terakhirnya. Warga meminta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang serius menangani kasis DBD.

Setelah Dinas Kesehatan setempat menyatakan empat  anak meninggal dunia akibat demam berdarah selama bulan Januari, hari ini, Sabtu (23/01), bertambah lagi korban penyakit mematikan tersebut. Yakni, Mohamad Ikhsan Baihaqi, 15 tahun, anak dari pasangan Suroto dan Suhenik, warga Dusun Sanan Desa Puton Kecamatan Diwek. Remaja yang duduk dibangku kelas sepuluh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Gudo itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu siang, setelah dua hari dirawat di RSUD Jombang akibat Demam Berdarah.

Perangkat Desa Puton, Maskulatin, mengatakan, dalam beberapa hari terakhir di Dusun Sanan sudah ada sekitar enam warganya terserang demam berdarah. Dua diantaranya meninggal dunia, yakni Mohamad Ikhsan Baihaqi dan Zaki ,9, yang meninggal satu minggu yang lalu. Sedangkan lainya masih dirawat di Rumah Sakit.

“Kalau yang di desa saya kurang ingat, tapi kalau di dusun ada enam orang, dua orang meninggal. Kemarin sudah mengadakan semprotan tapi ini kemungkinan besar jentiknya sudah lama bukan baru-baru ini, buktinya sudah terlambat seperti itu,” kata Maskulatin

Maskulatin berharap Pemerintah Kabupaten Jombang serius menangani kasus demam berdarah ini.  Pasalnya, sudah banyak korban meninggal sia-sia akibat gigitan nyamuk Aides Eigepty dan Aides Albopictus ini. Pemkab Jombang juga diminta terus menginformasikan data terkait kasus dan jumlah korban DBD ini. Agar masyarakat bisa semakin waspada dengan wabah mematikan itu.

“Sekarang kita masih tunggu dari pihak Dinas Kesehatan seperti apa nantinya,” ujarnya

Sementara, Suroto, Ayah Ikhsan mengatakan, sebelum di rujuk ke RSUD Jombang, putranya Ikhsan sudah dua kali dibawa ke dokter untuk menjalani rawat jalan. Karena panas yang dialami Ikhsan tidak kunjung menurun, akhirnya pihak keluarga membawanya ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif. “Sudah dua hari anak saya di rawat di Rumah Sakit, tapi sudah tidak tertolong,” terang Suroto

Dengan demikian, jumlah korban demam berdarah di Jombang bertambah menjadi tujuh orang. Namun, hingga saat ini data di Dinas Kesehatan masih tercatat empat orang. Diantaranya, Gilang,5, warga Desa Mojowangi, Alysa Aqila, 3, warga Desa Balongbesuk, Andik,11, warga Desa Genukwatu, dan Brizal Saputra, 8, warga Desa Morosunggingan. Sedangkan korban lain yang belum terdata yakni Kismullah Abdul Hakim, 9, Warga Desa Jombatan, serta Mohamad Ikhsan Baihaqi,15, dan Zaki, 9, warga Desa Puton.(Tari/Jati)

Keterangan Gambar : Nyamuk  Aides Eigepty

 

REDAKSIDaerahAides Eigepty,dbd,demam berdarah,korban
ADAKITANEWS Jombang – Korban meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jombang Jawa Timur bertambah lagi. Hari Sabtu (23/01) Mohamad Ikhsan Baihaqi ,15, menghembuskan nafas terakhirnya. Warga meminta, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang serius menangani kasis DBD. Setelah Dinas Kesehatan setempat menyatakan empat  anak meninggal dunia akibat demam berdarah...