@dakitanews Kota Kediri – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kelurahan Lebak Tumpang Kota Kediri dipaksa berfungsi. Hal ini dibuktikan adanya lebih dari 4 ton sampah sudah tertumpuk di dalam TPA. Padahal,TPA tersebut masih 80% dalam tahap pembangunannya.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) membangun TPA baru di sebelah barat TPLT, Kelurahan Lebak Tumpang Kota Kediri. Sedangkan TPA lama yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Kediri (Pemkot) sudah mengalami overload. Pembangunan TPA baru dirancang dengan sistem ‘open dumping’, yaitu menampung sampah-sampah di dalam tempat penampungan secara terbuka. Sistem tersebut sama dengan sistemasi TPA lama yang saat ini sudah penuh.

Pembangunan TPA baru masih berjalan 80%, namun TPA itu sudah difungsikan. Hal ini terbukti dari sudah terisinya TPA baru dengan tumpukan sampah yang sudah terolah sekitar lebih dari 4 ton. Pemfungsian ini dilakukan atas dasar TPA lama yang terletak di selatan TPLT sudah Overload.

Menurut keterangan yang dihimpun oleh tim @dakitanews.com, kepada Taufik Dwi Kusuma, Direktur Eksekutif Aliansi Peduli Lingkungan (APeL), Senin (20/10), yang mengkaji masalah sampah Kota Kediri. Taufik menyatakan bahwa, TPA baru yang belum selesai tahap pembangunannya dan belum layak untuk difungsikan.Sementara sistem yang dipakai TPA baru yakni open dumping, juga alat-alat pengangkut sampah yang berukuran besar akan kesulitan mengarah ke TPA baru, yang notabene berada sedikit jauh dengan jalan yang sempit.

“Belum bisa difungsikan TPA baru itu, soalnya pengerjaannya masih 80%.Selain itu, sistem open dumping, akan berpengaruh pada pencemaran. Kendaraan-kendaraan yang kami ketahui juga susah untuk menjangkau. Tidak kuat truk-truk pengangkut sampah melewati tanjakan terjal di sana, apalagi jalan yang mengarah ke TPA baru sempit.” terang Taufik.

Bukan hanya, setiap pembangunan menurut Taufik harus dianalisis secara mendalam terkait dampak lingkungan dan pencemarannya. Karena letak geografis Lebak Tumpang yang terlalu dekat dengan TPA.

“Semua harus dianalisis akibat dan pengaruh dari pembangunan TPA baru itu. Letak secara geografis itu dekat dengan sungai, dan berada di dataran lebih rendah dari pemukiman. Imbasnya akan bepengaruh pada pencemaran, utamanya sumber air nantinya.” imbuh Taufik.

Sedangkan saat tim @dakitanews.com mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kediri, Drs. Didik Catur HP, MSi, Senin (20/10), masih belum bisa memberikan keterangan dikarenakan masih sibuk. (Ega/Zay)

Keterangan Gambar : TPA Kota Kediri yang baru yang ada di Lebak Tumpang

RedaksiDaerahtpa
@dakitanews Kota Kediri - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kelurahan Lebak Tumpang Kota Kediri dipaksa berfungsi. Hal ini dibuktikan adanya lebih dari 4 ton sampah sudah tertumpuk di dalam TPA. Padahal,TPA tersebut masih 80% dalam tahap pembangunannya. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) membangun TPA baru di sebelah barat TPLT,...