Mbah Sinem Lansia Buta Nganjuk, Hidup Sebatangkara Tak Tersentuh Bansos

67
Nganjuk(adakitanews.com)—Mbah Sinem (80) nenek lansia dengan kondisi buta asal Dusun Plosoharjo rt 01/rw 02 Desa Plosoharjo Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, tak tersentuh bantuan sosial dan luput dari perhatian Pemerintah Desa setempat.
Padahal, nenek sebatangkara itu tinggal sendirian digubuk bambu dengan kondisi kumuh dan mengenaskan ini sangat membutuhkan bantuan. Bahkan untuk kebutuhan makan, dia hanya mengandalkan bantuan dari Mbah Sini (75) adik kandungnya yang juga minus kondisi ekonominya.
“Kulo mboten nate angsal bantuan nopo-nopo saking negoro (saya tidak pernah dapat bantuan apa-apa negara/pemerintah),” ucapnya, Senin (28/10/2019).
Menurut Hadi Waluyo, salah satu kerabat Mbah Sinem, bahwa meski keadaan fisik sudah renta dan matanya buta, serta ekonominya sangat memprihatinkan, namun Mbah Sinem tidak pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah seperti Raskin, bedah rumah, KIS maupun PKH.
“Saya tidak habis pikir, kenapa pemerintah desa diam saja melihat kondisi seperti ini. Dimana rasa keadilan bagi rakyat lemah seperti Mbah Sinem ini,” katanya.
Lebih miris lagi, keberadaan gubuk tempat tinggal Mbah Sinem ini sebenarnya tidak jauh dari Kantor Desa Plosoharjo yang megah.
Namun hal ini tidak menjadikan pemerintah desa setempat peduli dan perhatian kepada Mbah Sinem, bahkan terkesan membisu dengan pemandangan miris seperti ini.
“Saya minta ada perhatian dari pemerintah, terutama Pemerintah Desa Plosoharjo akan nasib Mbah Sinem ini,” pinta Hadi.
Sementara itu, Ebit Widyantoro langsung tancap gas menuju ke lokasi ketika
melihat kesenjangan sosial yang dialami oleh Mbah Sinem ini.
Dengan membawa bungkusan berupa bantuan sembako, dia mengunjungi rumah nenek miskin buta sebatangkara ini.
“Saya sangat prihatin sekali dengan melihat kondisi fisik dan nasib yang dialami oleh Mbah Sinem,” ucap Ebit dengan nada lirih.
Bahkan, pria bertubuh tambun yang juga Pengurus LSM GMBI Kabupaten Nganjuk ini, akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meringankan beban Mbah Sinem.
Karena pihaknya benar-benar merasa trenyuh melihat kondisi fisik dan gubuk tempat tinggal Mbah Sinem yang sangat tidak layak dan kumuh ini.
“Kami minta, pemerintah memberi perhatian dan bantuan kepada Mbah Sinem. Dan secepatnya kami akan koordinadikan masalah ini dengan pihak terkait,” serunya.
Terpisah, Puryani tokoh masyarakat Desa setempat meminta pemerintah memberi perhatian dan bantuan kepada Mbah Sinem.
 “Pemerintah Kabupaten Nganjuk, terlebih Pemerintah Desa Plosoharjo jangan diam saja. Bantu warga yang memang benar-benar membutuhkan bantuan seperti Mbah Sinem ini. Sekali lagi bantu Mbah Sinem,” tandasnya.(Pakde Kamto).