dengar_takbirMINGGU, 3 AGUSTUS 2014 13:30:01 – OLEH : DENDI

ADAKITANEWS Kediri – Berpakaian seragam cokelat berbadan tegap dan bersikap tegas itulah seorang penampilan Polisi
berpangkat Ipda Agus Sudariono berdinas di Satuan Lalu Lintas Polres Kediri. melaksanakan tugas, harus siap dan
berani mengambil segala resikonya itulah komitmen seorang polisi Agus Sudariono.

Ipda Agus S, mendapat tugas di Posko Mengkreng Kecamatan Purwoasri sejak bulan ramdhan Selasa (22/7) lalu hingga
sekarang Minggu, (2/8) dia belum pernah bertemu keluarga, resiko itulah yang harus diterima olehnya. “Sudah 12 hari
saya disini dan menginap disini, “ terang Ipda Agus S, Minggu, (3/8).

Sebagaimana umat muslim lainnya, saat merayakan hari raya idul fitri atau lebaran, Bapak yang mempunyai dua anak ini
sebagai manusia biasa pasti ingin berkumpul bersama keluarga di bulan berbahagia yakni Idul Fitri. Namun, tugas
Negara yang dipikulnya merupakan prioritas utama seorang Polisi. Bahkan, saat takbir menjelang idul fitri
dikumandangkan Ipda Agus S tak kuasa menahan air mata.

“Nelangsa, kemarin pas puasa terakhir mengatur jalan disini (Mengkreng) ada truck takbir keliling saya menghela nafas
menangis batin dan rindu keluarga saya. Mau gimana lagi ini tugas dan saya sudah siap apapun itu resikonya, “
tegasnya.

Meski gema takbir berkumandang, dia tetap berdiri tegap ditengah jalan mengatur alur jalan lalu lintas. Ditengah
suara bising kendaraan, bergelut dengan asap dan debu dari kendaraan Ipda Agus bersama petugas lainnya tetap semangat
di Mengkreng. “ Saya istirahat sebentar hanya telepon keluarga, itupun malam hari. Pengin bicara sama anak tapi
mereka sudah tidur, “ ungkapnya

Kendati segala resiko sudah dia terima, Ipda Agus S, berdomisili warga Sidoarjo, itu harus extra sabar menghadapi
para pengguna jalan ditempat tersebut. Pasalnya, di jalur tersebut terkadang ada pengguna jalan yang nekat menyerobot
saat petugas mengaturnya.

“Ya kadang mobil mogok harus kita bantu. Kemarin ada orang tua terkena setroke lewat sini ya kita bantu. Kalau yang
nyerobot ya ada tapi kami tidak marah, karena mereka tergesa-gesa, kita harus bisa memberi pengarahan, “ tuturnya.

Segala resiko harus dia tempuh, meski harus beminggu-minggu di Mengkreng dia mempunyai suatu ke banggaan menjadi
seorang abdi Negara. Di saat para pemudik datang dia bangga bisa membantu dengan sekuat tenaga mengatur alur lalu
lintas. “ Saya bangga menjadi Polisi. Apalagi pas ini ramai pemudik, saya bisa membantu orang banyak, “
jelasnya.(gar)

Keterangan Gambar : Ipda Agus Sudariono saat berada di Posko Mengkreng Purwoasri.

redaksiSpiritual
MINGGU, 3 AGUSTUS 2014 13:30:01 - OLEH : DENDI ADAKITANEWS Kediri - Berpakaian seragam cokelat berbadan tegap dan bersikap tegas itulah seorang penampilan Polisi berpangkat Ipda Agus Sudariono berdinas di Satuan Lalu Lintas Polres Kediri. melaksanakan tugas, harus siap dan berani mengambil segala resikonya itulah komitmen seorang polisi Agus Sudariono. Ipda Agus S,...