IMG_20150627_172049

ADAKITANEWS, Kediri – Momen ngabuburit atau menunggu bedug magrib tiba, bagi seorang penghobi paramotor layaknya Santoso,40,  adalah kesempatan yang baik untuk mengekspresikan kegemarannya. Demi hobi yang digemarinya, dia mengudara hingga terpelanting dan terjatuh di tanah lapang area memumen Simpang Lima Gumul (SLG), Sabtu, (27/06).

Kegiatan yang dilakukan oleh Santoso dan komunitasnya selain mengekpresikan hobi juga sebagai ajang ngabuburit dan menunggu bedug magrib berkumandang tiba. menurut mereka, dengan bermain Ground Handeling atau parasut diakuinya mampu mencegah rasa haus dan lapar disaat puasa.

“Kegiatan ini (bermain parasut..red) mencegah haus dan lapar,” ungkap Santoso seorang penghobbi Ground Handeling.

Tak pelak, kegiatan yang dilakukan oleh Santoso dan para pecinta Ground Handeling lainnya  mengundang antusias para warga yang sedang ngabuburit untuk turut menyaksikan kegiatan mengudara. Santoso yang dipandu oleh seorang instruktur dari Komunitas Federasi Airosport Indonesia khusus wilayah  Jawa Timur. Warga yang berkerumun menyaksikan kegiatan tersebut dengan rasa kagum dengan atraksi bahkan hal-hal konyol yang terjadi pada Santoso seperti terjatuh di tanah lapang dan terombang-ambing di udara karena kerasnya angin.

“Lebih seru lagi kalau bisa gabung,”ungkap Ferdian seorang penonton Ground Handeling.

Lebih lanjut Ferdian menjelaskan, olahraga Graound Handeling di Kabupaten Kediri sendiri masih terbilang langka dengan jumlah peminat yang hanya didominasi para atlet-atlet kawak dibidang tersebut. Sehingga kegiatan itu, terkesan olah raganya para orang-orang elit, urainya.(Blot/Zay)

Keterangan Gambar : salah satu aksi Ground Handleing di kawasan SLG Kabupaten Kediri.

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/06/IMG_20150627_172049.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/06/IMG_20150627_172049-150x150.jpgRedaksiDaerahGround Handeling,kediri,ngbuburit
ADAKITANEWS, Kediri - Momen ngabuburit atau menunggu bedug magrib tiba, bagi seorang penghobi paramotor layaknya Santoso,40,  adalah kesempatan yang baik untuk mengekspresikan kegemarannya. Demi hobi yang digemarinya, dia mengudara hingga terpelanting dan terjatuh di tanah lapang area memumen Simpang Lima Gumul (SLG), Sabtu, (27/06). Kegiatan yang dilakukan oleh Santoso dan...