panen Bawang Merah 2 panen Bawang Merah@dakitanews, Nganjuk – Hujan sepanjang hari yang mengguyur wilayah Nganjuk beberapa hari terakhir, berimbas pada naiknya harga bawang merah lokal di pasaran. Pasalnya, para petani merasa kesulitan untuk mengeringkan komoditas hasil panen. Hal itu membuat biaya yang harus dikeluarkan para petani ikut naik.

Padahal sebelumnya, harga bawah merah di Pasar Sukomoro Nganjuk bertahan pada harga Rp 9 ribu per kilogram. Bahkan beberapa hari sebelumnya harga bawah merah lokal justru sempat jatuh hingga harga Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu per-kilogram.

Dihubungi @dakitanews.com , Drs Hindun WG, MM selaku Kabid Perdagangan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Pertambangan dan Energi (Diperindagkoptamben) Daerah Kabupaten Nganjuk menerangkan, beberapa minggu sebelumnya harga bawang merah lokal merosot jatuh akibat pasokan yang berlebih dari luar daerah.

“Merosotnya harga ini dikarenakan bawang merah dari luar daerah (Demak, Jawa Tengah) masuk ke pasar sentral dengan harga lebih murah,” terang Hindun.

Namun perlahan-lahan dalam sepekan terakhir, harga bawang merah lokal di Pasar sentral Sukomoro beranjak naik.

Hingga berita ini diunggah, harga bawang merah menembus Rp 12 ribu per kilogramnya. Kenaikan ini imbas dari hujan yang terus menerus mengguyur wilayah Nganjuk. “Sering hujan tidak ada panas, sehingga bawang merah yang seharusnya cepat kering saat dijemur, menjadi lamban karena tidak ada panas,” terang mbah Yo, petani bawang merah asal Dusun Kajang, Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro.

Sementara itu, para pedagang bawang juga kesulitan mendapat bawang merah jika tidak mau membeli harga yang diminta petani. Para petani beralasan, biaya yang mereka keluarkan untuk pengeringan bawang merah bertambah besar.

“Para petani minta harga bawang merah dinaikan, sebab ongkos menjemur bertambah, makanya sekarang harga bawang merah naik. Saya membeli dari petani juga harganya naik,” ujar Lasimin tengkulak dari Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso.

Seperti diketahui, menjelang pagi  hingga sore hari, wilayah Nganjuk dan sekitarnya diguyur hujan. Meski tidak deras, namun hujan gerimis sejak beberapa beberapa hari terakhir membuat para petani bawang merah kesulitan menjemur bawang merah hasil panen mereka. (Kmto/jati).

Keterangan Gambar : Bawang merah di Nganjuk berangsur harganya mulai naik

REDAKSIDaerahEkbisbawang merah
@dakitanews, Nganjuk - Hujan sepanjang hari yang mengguyur wilayah Nganjuk beberapa hari terakhir, berimbas pada naiknya harga bawang merah lokal di pasaran. Pasalnya, para petani merasa kesulitan untuk mengeringkan komoditas hasil panen. Hal itu membuat biaya yang harus dikeluarkan para petani ikut naik. Padahal sebelumnya, harga bawah merah di...