IMG_20141015_144053@dakitanews Bojonegoro – Musim kemarau yang melanda sejumlah daerah termasuk wilayah Bojonegoro, akhirnya membuat Pemkab Bojonegoro menggagas sebuah perlombaan unik yakni lomba tangkap bebek di Bengawan Solo. Ini dikarenakan saat musim kemarau, air sungai Bengawan Solo airnya selalu surut. Selain itu, perlombaan ini juga sengaja digelar untuk mengkampanyekan peduli sungai.

Lomba digelar di sebuah Bendung Gerak Kecamatan Kalitidur Kabupaten Bojonegoro, Rabu (15/10). Dalam perlombaan ini, panitia melepas 3 ekor bebek dengan hitungan mundur. Setelah itu, puluhan peserta langsung melompat dan menyeburkan diri ke Sungai Bengawan Solo yang sedang surut.

Para peserta terlihat asik dan menikmati perlombaan tersebut. Dengan jarak sekitar 100 meter, peserta berenang untuk menangkap bebek yang berlarian.

Suasana panas, tak membuat ratusan penonton risih. Mereka justru tertawa terpingkal-pingkal melihat tingkah polah peserta saat menangkap bebek. Setelah sekitar setengah jam, Yulianto salah seorang peserta berhasil memenangkan perlombaan tersebut.

Yulianto mengatakan dirinya mempunyai trik tersendiri untuk bisa berenang dan menangkap bebek yang berada di sungai.” Strategi saya cuma menghindar dari peserta lain. Ambil posisi sendiri dari kiri, jadi tidak kena ombak dari teman. Selain itu, latihan serta kondisi fisik yang terlatih.Pokoknya senanglah bisa ikut lomba dan menang,” jelas Yulianto.

Suyoto Bupati Bojonegoro mengatakan pihaknya sengaja menggelar lomba tersebut untuk mengkampanyekan peduli sungai, serta agar warga tidak memandang bengawan Solo sebagai sungai yang bahaya.“ Kami ingin membangkitkan kembali semangat warga untuk lebih menyayangi Bengawan Solo,” Tutur Suyoto.(hanif/tya)

Keterangan Gambar : Lomba tangkap bebek di Kabupaten Bojonegoro

RedaksiUncategorizedlomba tangkap bebek; bojonegoro
@dakitanews Bojonegoro – Musim kemarau yang melanda sejumlah daerah termasuk wilayah Bojonegoro, akhirnya membuat Pemkab Bojonegoro menggagas sebuah perlombaan unik yakni lomba tangkap bebek di Bengawan Solo. Ini dikarenakan saat musim kemarau, air sungai Bengawan Solo airnya selalu surut. Selain itu, perlombaan ini juga sengaja digelar untuk mengkampanyekan peduli...