ADAKITANEWS, Sidoarjo – Siswandoko, 38, warga Wonoayu Sidoarjo, seorang narapidana kasus narkotika penghuni Lapas Kelas llA Delta Sidoarjo ditemukan tak bernyawa dalam kondisi gantung diri‎ di kamar blok B, Rabu (21/02) malam.

Kalapas Klas IIA Delta Sidoarjo, Jumadi mengatakan, Siswandoko merupakan terpidana 2 tahun yang sebelumnya ditangani oleh Polrestabes Surabaya. Dan di Lapas Sidoarjo, ia sudah menjalani hukuman penjara selama 9 bulan.

Jumadi menjelaskan, saat apel sore sebelum masuk ke kamar masing-masing narapidana, Siswandoko masih terlihat mengikuti apel bersama warga binaan lainnya. Ia juga diketahui sempat meminta sabun untuk mandi kepada teman di sel depannya.

“Jam 5 masih ada. Kalau siang kan tidak di dalam kamar tapi di tengah-tengah. Setelah jam 5 sore dimasukkan, masih ada,” terang Kalapas.

Jumadi menambahkan, ketika jam 7 malam saat pergantian petugas siang ke malam, petugas sempat berkeliling ke kamar-kamar. Kondisi pintu kamar korban saat itu juga ditutupi sarung dari dalam. “Dari keliling dari blok A ke blok B, rupanya pintu kamar dia ditutupi pakai sarung. Begitu dibuka terlihat dia posisi gantung diri,” tambahnya.‎

Mengetahui hal terebut petugas Lapas langsung menghubungi Polsek Sidoarjo Kota untuk melakukan pengecekan bersama. “Sejauh ini meninggalnya wajar – wajar saja karena gantung diri,” katanya‎.

Jumadi menambahkan, korban sebelumnya menghuni di kamar 3B, kemudian dipindah ke kamar B. Siswandoko diketahui sempat terlibat keributan yang terjadi beberapa hari lalu karena masalah utang. Perpindahan kamar korban juga atas permintaannya sendiri.‎

“Dengan napi lain kalau gak salah punya masalah utang Rp 300 ribu atau berapa gitu. Kemarin disuruh balik lagi dia gak mau katanya takut belum bisa bayar. Korban disel sendiri sudah satu minggu,” jelasnya.

Pasca insiden tersebut, Jumadi berencana membuat perturan baru terkait barang-barang di dalam kamar. “Peralatan salat seperti sarung akan dikasihkan pada waktu salat dan sesudahnya akan diminta lagi,” tegasnya.‎‎

Terpisah, Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Rochsulullah menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara tim Inavis, ciri-ciri kondisi tubuh korban murni karena bunuh diri. “Sejauh ini dari olah TKP yang ada murni gantung diri,” terangnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan visum. “Setelah mendapat hasil visum dan kematiannya wajar, kita akan serahkan ke keluarganya,” pungkasnya.(sid3)

Keterangan gambar : Jenazah Siswandoko saat akan dibawa ke RSUD Sidoarjo.(foto: andri santoso)‎

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/02/220218-sid3-sidoarjo-lapas-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/02/220218-sid3-sidoarjo-lapas-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,gantung diri,lapas,narapidana,sidoarjo
ADAKITANEWS, Sidoarjo – Siswandoko, 38, warga Wonoayu Sidoarjo, seorang narapidana kasus narkotika penghuni Lapas Kelas llA Delta Sidoarjo ditemukan tak bernyawa dalam kondisi gantung diri‎ di kamar blok B, Rabu (21/02) malam. Kalapas Klas IIA Delta Sidoarjo, Jumadi mengatakan, Siswandoko merupakan terpidana 2 tahun yang sebelumnya ditangani oleh Polrestabes Surabaya....