ADAKITANEWS, Tulungagung – Destinasi wana wisata Bukit Jodho yang berada di Desa Pakisrejo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung, menjanjikan pesona pemandangan yang indah. Obyek wisata yang sebelumnya terkenal dengan sebutan Bukit Jomblo ini, kini berganti nama menjadi Bukit Jodho, setelah mengalami pergantian pengelola.

Bukit Jodho, ramai dikunjungi wisatawan baik dari Tulungagung sendiri maupun dari luar kota, terlebih jika hari libur. Selain akses yang tergolong mudah, bahkan jarak tempuh dari pusat kota Tulungagung hanya sekitar 20 kilometer ke arah selatan menuju ke Kecamatan Campurdarat, membuat kawasan wisata ini kerap dijadikan jujukan para wisatawan..

Begitu memasuki kawasan wisata alam yang menempati petak 9 N RPH dan BKPH Campurdarat ini, wisatawan akan disambut rindangnya tanaman jati yang memiliki luas sekitar 11 hektare. Untuk menuju Bukit Jodho, pengunjung hanya butuh waktu 5 menit dengan berjalan kaki, sambil disuguhi panorama alam yang pemandangan kota Tulungagung, Gunung Wilis, dan Gunung Budheg dari atas ketinggian.

Obyek wisata yang memiliki luas 13 hektare ini, yang sekarang dikelola oleh BUMDesa Pakisrejo bersama Perum Perhutani juga menyajikan spot untuk berswafoto. Bermacam bentuk unik dapat dijadikan latar, seperti spot bulan sabit, sarang burung raksasa, lorong asmara, jembatan cinta, kupu raksasa dan sebagainya.

Spot-spot ini sengaja dibuat untuk memanjakan para pengunjung agar dapat berswafoto bersama keluarga, maupun sahabat.

Sachur Rochman, Kepala BKPH Campurdarat mengatakan, jika bertepatan dengan hari libur wana wisata Bukit Jodho bisa dikunjungi sekitar 500 pengunjung. “Kalau hari libur, biasanya pengunjung mencapai 500 orang. Bahkan pada liburan panjang yang lalu, tembus hingga 2.000 pengunjung,” katanya.

Sementara itu menurut salah satu pengunjung Arviana, yang datang jauh-jauh dari Surabaya mengaku ingin membuktikan keindahan panorama kota Tulungagung jika dilihat dari Bukit Jodho. Arviana mengaku baru kali pertama ini datang ke Bukit Jodho setelah mengetahui informasi dari media sosial.

“View nya bagus, tapi sayang jalannya becek dan berlumpur. Apalagi saat menuju bukitnya, jalannya licin. Jika tidak hati-hati bisa terpeleset jatuh,” kata Arviana.

Arviana mengatakan, dirinya tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk menikmati destinasi wisata ini. Cukup membayar parkir Rp 10 ribu untuk mobil, sedangkan motor hanya Rp 5.000.(bac)

Keterangan gambar : Spot untuk swafoto di Bukit Jodho.(foto : acta cahyono)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/140118-bac-tulungagung-bukit-jodho-2.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/140118-bac-tulungagung-bukit-jodho-2-150x150.jpgREDAKSIGaya Hidupadakitanews,Berita,bukit jodho,Tulungagung,wisata
ADAKITANEWS, Tulungagung – Destinasi wana wisata Bukit Jodho yang berada di Desa Pakisrejo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung, menjanjikan pesona pemandangan yang indah. Obyek wisata yang sebelumnya terkenal dengan sebutan Bukit Jomblo ini, kini berganti nama menjadi Bukit Jodho, setelah mengalami pergantian pengelola. Bukit Jodho, ramai dikunjungi wisatawan baik dari Tulungagung...