ADAKITANEWS, Kota Kediri – Selama ini tidak pungkiri, banyak pengusaha yang masih memandang sebelah mata kemampuan para santri dari Pondok Pesantren untuk masuk dalam dunia bisnis. Padahal sebenarnya, dalam lingkup ponpes para santri telah dipupuk sejak dini untuk bisa bekerja keras, jujur serta penuh kemandirian.

Berbagai permasalahan itu dibahas tuntas dalam acara bertajuk Kediri UMKM – Pesantren Business Forum And Investment yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri, di Hotel Grand Surya, Sabtu (16/09). Acara digelar guna meningkatkan kemampuan berbisnis dan juga lowongan pekerjaan untuk para santri, sehingga meningkatkan usaha dalam negeri.

Ketua Robitoh Maahid Islam Nahdatul Ulama Jawa Timur (RMINU), Reza Ahmad Zahid atau yang akrab disapa Gus Reza mengatakan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah sinergitas antara berbagai pihak.

“Yang kita butuhkan saat ini adalah Pondok Pesantren, UMKM, beserta dengan pemerintah, berjalan bersama secara sinergi antar keduanya, karena sebenarnya pesantren ini memiliki SDM yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Gus Reza juga menambahkan, para santri juga sudah siap bersinergi dengan perusahaan, bahkan siap untuk memasarkan produk UMKM.

Sementara itu menanggapi sedikitnya lowongan pekerjaan untuk para santri, Staf Kepresidenan yang bergerak di bidang Sinergitas Program dan Anggaran, Alfasera Diana mengatakan, pondok pesantren telah mencetak banyak santri yang sempurna. “Dari situ saya menginisiasi bagaimana agar supaya santri ini memiliki produk kewirausahaan yang berdaya saing,” katanya.

Wanita yang akrab disapa Asdiana ini juga menegaskan bahwa yang dibutuhkan oleh para santri adalah dukungan dari pemerintah pusat, daerah dan juga lingkungan.

“Tanpa meninggalkan kultur budaya yang ada di Pondok Pesantren, kita melakukan modernisasi dari sisi penguatan ekonomi terhadap santri. Harapan saya program ini bisa dipakai di seluruh Ponpes di Indonesia. Dan rencananya akan dimulai bulan depan di ponpes di seluruh Kediri,” tutupnya.

Asdiana berharap, dengan berjalannya kerja sama antara ponpes dengan perusahaan, para santri tidak lagi menutup diri dan bisa ikut mengembangkan dunia usaha, khususnya di dalam negeri.(kdr1)

Keterangan gambar: Staf Ahli Kepresidenan di Bidang Sinergitas Program dan Anggaran, Alfasera Diana sedang menyampaikan materi.(foto: muchlis ubaidhillah)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/09/160917-kdr1-kediri-ponpes-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/09/160917-kdr1-kediri-ponpes-150x150.jpgREDAKSIEkbisadakitanews,Berita,kediri,ponpes
ADAKITANEWS, Kota Kediri – Selama ini tidak pungkiri, banyak pengusaha yang masih memandang sebelah mata kemampuan para santri dari Pondok Pesantren untuk masuk dalam dunia bisnis. Padahal sebenarnya, dalam lingkup ponpes para santri telah dipupuk sejak dini untuk bisa bekerja keras, jujur serta penuh kemandirian. Berbagai permasalahan itu dibahas tuntas...