ADAKITANEWS, Tulungagung – Dari tiga pasar di Kabupaten Tulungagung yang diusulkan untuk dilakukan revitalisasi pada tahun 2018 ini, hanya dua yang disetujui oleh pemerintah pusat. Kedua pasar tersebut adalah Pasar Ngentrong dan Pasar Sumbergempol, sedangkan yang ditolak ialah Pasar Bandung.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Lilik Wijayanti, menyampaikan ada beberapa syarat untuk pasar yang bisa dilakukan revitalisasi. Diantaranya kondisi fisik pasar, jumlah pedagang, pasar harian, omzet secara menyeluruh dan sebagainya.

“Untuk tahun 2018 ini kita sebenarnya mengusulkan tiga pasar untuk direvitalisasi, yaitu Pasar Ngentrong, Pasar Bandung dan Pasar Sumbergempol. Namun satu belum disetujui oleh pusat, yaitu Pasar Bandung,” kata Sekretaris Disperindag, Lilik Wijayanti, Selasa (27/03).

“Intinya dari Disperindag mengajukan ke pusat. Nanti pusat yang menentukan. Belum tentu semua usulan bisa diterima pusat,” lanjutnya.

Lilik Wijayanti menyampaikan, data Disperindag Tulungagung, program revitalisasi pasar ini sudah dilakukan sejak 2015 lalu. Salah satunya adalah Pasar Grosir Ngemplak yang kini menjadi pasar tradisional terbesar di Tulungagung. Sedangkan pada 2017, dengan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkab Tulungagung melakukan revitalisasi Pasar Gondang, Pasar Kauman dan Pasar Panjer.

“Tahun lalu ada dua pasar yang sudah direvitalisasi, yaitu Pasar Gondang dan Pasar Panjer. Untuk Pasar Panjer menggunakan dana Tugas Pembantuan sekitar Rp 6 miliar,” pungkas Lilik.(bac)

Keterangan gambar : Suasana Pasar Grosir Ngemplak Tulungagung.(foto : acta cahyono)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/270318-bac-tulungagung-pasar-bandung-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/270318-bac-tulungagung-pasar-bandung-150x150.jpgREDAKSIEkbisadakitanews,Berita,pasar bandung,Tulungagung
ADAKITANEWS, Tulungagung – Dari tiga pasar di Kabupaten Tulungagung yang diusulkan untuk dilakukan revitalisasi pada tahun 2018 ini, hanya dua yang disetujui oleh pemerintah pusat. Kedua pasar tersebut adalah Pasar Ngentrong dan Pasar Sumbergempol, sedangkan yang ditolak ialah Pasar Bandung. Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Lilik Wijayanti,...