ADAKITANEWS, Tulungagung – Pembangunan lapak di Waterfront yang berlokasikan di pinggir sungai Ngrowo Tulungagung, tak sepenuhnya dimanfaatkan oleh pedagang yang telah mendapatkan jatah lapak tersebut. Hal ini terlihat setidaknya ada 19 kios yang kosong bahkan cenderung mangkrak. Padahal tujuan dibukanya lapak tersebut adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Menurut Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Dwi Hari Subagyo, pada akhir 2017 pihaknya sudah melakukan revitalisasi yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 360 juta untuk pembenahan kios.

“Akhir tahun lalu sudah dilakukan revitalisasi, tapi sampai saat ini belum ada lagi pembahasan tentang pemanfaatan lapak tersebut,” kata Dwi Hari Subagyo, Jumat (23/03).

Dwi Hari menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan atau bahkan memperkirakan mulai kapan lapak yang telah terbangun tersebut bisa ditempati dan dimaksimalkan fungsinya, karena perlu pembahasan.

Pembahasan tersebut mencakup siapa yang berhak menempati lapak tersebut, kemudian aturan bagaimana. Karena itu perlu keterlibatan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Nanti itu akan dibicarakan dengan pihak dan dinas lain, salah satunya Bappeda serta dinas – dinas lain yang nantinya terlibat,” ujarnya.

Sedangkan untuk kelanjutan revitalisasi Ngrowo Waterfront mendatang, Dwi Hari Subagyo masih menunggu peran dari pihak ketiga melalui anggaran dari Coporate Social Responsibility (CSR).(bac)

Keterangan gambar : Lapak di Waterfront Sungai Ngrowo yang mangkrak.(foto : acta cahyono)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180323_172117-1024x766.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180323_172117-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,Tulungagung,waterfront
ADAKITANEWS, Tulungagung – Pembangunan lapak di Waterfront yang berlokasikan di pinggir sungai Ngrowo Tulungagung, tak sepenuhnya dimanfaatkan oleh pedagang yang telah mendapatkan jatah lapak tersebut. Hal ini terlihat setidaknya ada 19 kios yang kosong bahkan cenderung mangkrak. Padahal tujuan dibukanya lapak tersebut adalah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Menurut Sekretaris Dinas...