sabu@dakitanews Kediri – Guntoro, 56, penjual batu akik (batu mulia) warga RT 14/ RW 03 Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (15/10) sore sekitar pukul 14.30 WIB diringkus anggota buser Satreskoba Polres Kediri di jalan umum persawahan Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu. Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti 1 set alat hisap sabu-sabu dan sabu-sabu seberat 0,72 gram. Saat ini pelaku masih dalam penyidikan di Mapolres Kediri guna mengembangkan kasus tersebut.

Informasi yang dihimpun @dakitanews.com, penangkapan pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu ini bermula dari hasil penyelidikan petugas. Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas mendapat identitas pelaku yang kesehariannya bekerja pedagang batu akik.

Pada saat pelaku melintas di jalan umum persawahan Desa Paron, Kecamatan Ngasem, petugas langsung mengejarnya. Pelaku berhasil di kejar, petugas langsung melakukan penggeledahan, alhasil, petugas menemukan barang bukti sabu-sabu yang terbungkus plastik kecil.

Sementara itu, petugas melanjutkan penggeledahan dirumah pelaku dan ternyata petugas menemukan
Barang bukti 8 bungkus plastik klip, 5 korek api, 3 buah pipet kaca, 1 bungkus sedotan warna putih, 1 alat bong sabu-sabu, 1 jarum, 1 buah timbangan electrik, disimpan di laci almari ruang kamar tidur rumah pelaku. Selanjutnya pelaku digelandang petugas bersama barang buktinya ke Mapolres Kediri guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dihadapan petugas saat diperiksa, pelaku yang pernah masuk bui pada tahun 2000 kasus narkoba, mengaku selain mengkonsumsi sabu-sabu juga mengedarkan sabu-sabu tersebut. ” Saya dapat dari seorang warga Gedangsewu 1 paket plastik klip kecil seharga Rp 1,5 Juta. Saya jual lagi seharga Rp 500 ribu, terang pelaku yang memiliki 8 anak 3 cucu ini.

Kasatnarkoba Polres Kediri AKP Siswandi menuturkan, saat ini pelaku masih dalam penyidikan untuk mengembangkan kasusnya. ” Setelah kami timbang barang bukti milik pelaku seberat 0,72 gram. Karena pelaku melanggar kasus narkotika dan psikotropika maka pelaku kami jerat pasal 112 dengan ancaman kurungan maksimal 12 tahun penjara, ” tutur AKP Siswandi.(gar).

Keterangan Gambar : pelaku pengedar sabu-sabu saat dilakukan pemeriksaan.

RedaksiHukum Kriminalsabu sabu
@dakitanews Kediri - Guntoro, 56, penjual batu akik (batu mulia) warga RT 14/ RW 03 Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (15/10) sore sekitar pukul 14.30 WIB diringkus anggota buser Satreskoba Polres Kediri di jalan umum persawahan Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, lantaran kedapatan membawa narkotika jenis...