ADAKITANEWS, Blitar – Perjuangan yang disertai prinsip dan tekad yang kuat, seringkali berbuah manis. Meski tidak ada dukungan materi, keyakinan dalam hati bisa menjadi kekuatan. Itulah gambaran seorang Joko Nurbatin, si pegiat anti narkoba yang tak pernah kenal lelah dalam memerangi narkoba.
=========

Laki-laki yang lahir pada tanggal 28 Maret 1969 silam tersebut, hingga saat ini masih tetap berkecimpung untuk memerangi narkoba. Joko Nurbatin yang tinggal di Jalan Cokroaminoto gang 1 nomor 1 Kota Blitar ini, hidup bersama seorang istri dan dua anaknya. Ia mempunyai riwayat yang bisa dikatakan luar biasa. Dari kelas 5 Sekolah Dasar hingga di Perguruan tinggi, ia selalu menjadi aktor suatu organisasi.

Karirnya pun tidak berhenti sampai disitu. Dengan prinsip bisa bermanfaat bagi manusia lain, ia mulai masuk dalam organisasi Gerakan Anti Narkotika (Granat) yang mulai berdiri sejak 23 Februari tahun 2000. “Prinsip saya dari kecil, sebaik-baik manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain. Saya mulai bergabung dengan Granat ini, karena menurut saya tidak semua orang mau bergerak untuk memerangi narkoba,” kata Joko saat ditemui Tim Adakitanews.com di rumahnya, Minggu (12/03).

Ketika ditanya pengalaman paling berkesan, Joko mengatakan, pernah diteror melalui telepon oleh oknum pemakai maupun pengedar narkoba. “Ketika terus diteror, keluarga saya merasa ketakutan. Tetapi saya sudah berniat untuk terus memerangi narkoba, dan alhamdulillah sampai saat ini keluarga saya baik-baik saja,” ungkapnya.

Menurut Joko, hingga usianya yang kini sudah menginjak 48 tahun, pelaku narkoba khususnya di Blitar malah semakin bertambah. “Ini salah satu yang melatar belakangi saya untuk tetap memerangi narkoba. Meski sudah banyak pengguna yang kami sembuhkan, tetapi pengaruh narkoba saat ini juga semakin besar,” jelas Joko.

Joko yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Granat, juga mengikuti beberapa organisasi. Seperti sebagai pembina Dewan Perwakilan Anak dan Pengurus Forum Kota Sehat. “Saya juga ikut di beberapa organisasi. Ini juga sebagai langkah saya untuk menerangi narkoba dari sektor-sektor lain. Karena bahaya narkoba saat ini bisa memutus generasi bangsa,” tegas Joko.

Tidak lupa, Joko selalu mengingatkan kepada orang tua agar selalu waspada dan hati-hati, serta tidak lelah mengontrol anaknya khususnya yang anaknya sedang sekolah di luar kota. “Pengaruh lingkungan saat ini menjadi bumerang bagi kehidupan anak-anak kita. Kita harus selalu waspada dimanapun anak kita berada,” tambahnya.

Joko berharap, meski organisasi Granat merupakan non Pemerintahan, tetapi Pemerintah bisa saling bekerja sama untuk memerangi narkoba khususnya di Blitar. “Peran Pemerintah untuk bekerja sama dengan kita sudah baik. Tugas kita kan hanya membina, dan yang mengeksekusi tentunya adakah Pemerintah,” harap Joko.(blt2)

Keterangan gambar : Joko Nurbatin, Sekretaris Gerakan Anti Narkotika Blitar.(foto : fathan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/03/120317-blt2-blitar-granat-1-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/03/120317-blt2-blitar-granat-1-150x150.jpgREDAKSITokohadakitanews,Berita,blitar,narkoba
ADAKITANEWS, Blitar - Perjuangan yang disertai prinsip dan tekad yang kuat, seringkali berbuah manis. Meski tidak ada dukungan materi, keyakinan dalam hati bisa menjadi kekuatan. Itulah gambaran seorang Joko Nurbatin, si pegiat anti narkoba yang tak pernah kenal lelah dalam memerangi narkoba. ========= Laki-laki yang lahir pada tanggal 28 Maret 1969...