Pejabat Pemkab Kediri Anjurkan Aktivis Posko Perjuangan Anti Korupsi “Demo TP3”

872

20160810_091614ADAKITANEWS, Kediri – Pejabat teras Pemerintahan Kabupaten Kediri, Rabu (10/09) mengapresiasi langkah aktivis posko perjuangan anti korupsi (AP2AK) yang telah melaporkan dugaan tindak pidana korupsi oleh TP3 Kediri pada Kejaksaan Negeri Ngasem tanggal 28 Juli silam. Selain itu, pihak Pemkab Kediri berharap kepada seluruh aktivis untuk mematuhi prosedural hukum dan menjauhi anarkisme saat menyuarakan kepeduliannya pada Pemkab Kediri.

“Silahkan laporakan TP3 dan berdemolah. Namun, semua aktivis harus mematuhi prosedural hukum yang berlaku,” ungkap M. Haris Setiawan Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Kediri.

Menurutnya, TP3 Kabupaten Kediri memang benar ada dan bekerja untuk keperluan masyarakat. Namun, saat ditanya mengenai post anggaran honorarium anggota TP3 yang terdiri dari; Sutrisno Ketua TP3, Eko Ediyono Sekretaris, Mas’ud Said Anggota Bidang SDM, Politik dan Pemerintahan, Ibnu Gunawan Anggota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan Ekonomi, Moch. Arifin Anggota Bidang Hukum Periode 2014-2015, Periode 2016-2020 M. Haris Setiawan berkilah dan menyebutkan dirinya masih tidak mengetahui kerja TP3 secara utuh.

“Nanti saya cari informasi lebih dalam lagi terkait TP3 Kabupaten Kediri,” tutup M. Haris Setiawan.

Sementara Agustianto hanya menanggapi santai anjuran berdemo oleh pihak Pemkab Kediri. Baginya, AP2AK akan santai mengawal permasalahan ini hingga selesai. “Santai saja,” jelasnya.

Ia menambahkan, kalau memang diminta untuk berdemo oleh M. Haris Setiawan Kabag Humas Pemkab Kediri, pihaknya akan langsung siaran pers secara terbuka ke 26 Kecamatan se Kabupaten Kediri dengan menggunakan mobil pick up dan sound sistem. Serta akan memampang foto Sutrisno dan Haryanti Sutrisno. Selain itu, Ia akan menyebarkan tulisan terkait tindakan dugaan korupsi oleh para anggota TP3 Kediri. “Pasti ada kejutan,” ujarnya. (blot)

Keterangan Gambar: M. Haris Setiawan Kabag Humas Pemkab Kediri. (foto: iwan fahmi)