ADAKITANEWS, Blitar – Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama di Kabupaten Blitar dipastikan ditunda.

Kasi Penyelengara Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Syaikul Munib mengatakan, pelunasan BPIH tahap pertama yang seharusnya dimulai 3 April 2018 lalu akhirnya ditunda.

“Sampai saat ini Keputusan Presiden atau Kepres terkait pelunasan BPIH belum ada karena menunggu penandatanganan Presiden,” kata Munib, Kamis (05/04).

Lebih lanjut Munib menjelaskan, akibat belum ditandatanganinya Kepres ini, maka jadwal pelunasan BPIH tahap pertama di Kabupaten Blitar terpaksa ditunda. Menurutnya, hal ini juga berlaku di seluruh daerah di Indonesia.

Munib menambahkan, sementara saat ini pihaknya masih menunggu adanya SK resmi terkait Kepres yang telah ditandangani dan disetujui Presiden.

“Sejak kemarin puluhan calon jemaah haji telah mendatangani bank, namun karena pelunasan belum dapat dilakukan, beberapa bank hanya melakukan migrasi bank serta penambahan saldo pada rekening masing-masing CJH,” jelasnya.

Dikatakan, besaran BPIH untuk Embarkasi Surabaya tahun 2018 ini adalah sebesar Rp 36.091.845 atau naik Rp 425.595 dari tahun sebelumnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasan di kantor pelayanan haji dan umrah Kementerian Agama Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/adakitanews-1-1024x766.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/adakitanews-1-150x150.jpgREDAKSISpiritualadakitanews,Berita,blitar,bpih,haji
ADAKITANEWS, Blitar - Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap pertama di Kabupaten Blitar dipastikan ditunda. Kasi Penyelengara Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Syaikul Munib mengatakan, pelunasan BPIH tahap pertama yang seharusnya dimulai 3 April 2018 lalu akhirnya ditunda. 'Sampai saat ini Keputusan Presiden atau Kepres terkait pelunasan...