ADAKITANEWS, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melaunching program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Pendopo Pemkab setempat. Dalam kegiatan tersebut digelar juga rapat koordinasi dan verifikasi validasi Basis Data Terpadu (BDT) Kabupaten Nganjuk 2018, yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku produktif penerima bantuan di Kabupaten Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, Abdul Wachid Badrus menyampaikan, adanya BNPT dari Kemensos RI di Kabupaten Nganjuk ini diharapkan dapat meningkatkan perilaku produktif penerima bantuan. Ia juga menyebut, penyaluran pangan dengan sistem perbankan atau non-tunai, bisa meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

“Lagi-lagi ini kepentingannya untuk masyarakat. Jangan ada lagi penyimpangan-penyimpangan dana yang ujungnya merugikan banyak pihak,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Gus Wachid itu mengatakan, mulai tahun 2017 penyaluran manfaat raskin dilakukan melalui kupon elektronik atau e-voucher. Kupon tersebut dapat digunakan oleh penerima manfaat untuk membeli beras, serta pangan lain sesuai keinginan.

“Bisa di e-warung atau warung pedagang bahan pangan yang bekerja sama dengan Bank Himbara,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (Dinsos P3A), Mokhamad, yang merupakan leading sektor kegiatan memaparkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bank Himbara (Himpunan Bank Negara) untuk mencetak Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), berkoordinasi dengan Pusdatin Kemensos RI untuk pelatihan Aplikasi SIKS-NG Versi 2.1, juga dengan tim penanggulangan kemiskinan untuk kesiapan verifikasi validasi BDT dan BPNT, kemudian melakukan bimtek bagi pendamping bantuan pangan non-tunai.

“Kita melakukan launching program dan verifikasi validasi Basis Data Terpadu (BDT), kemudian nanti akan ada pelatihan tenaga IT di Desa/Kelurahan yang dilaksanakan Selasa (27/03) hingga Kamis (29/03),” jelasnya.

Untuk diketahui, launching tersebut juga dihadiri oleh Inspektur Pemkab Nganjuk, Lis Handoyo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Widarwati Dhalilah, jajaran Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra Lies Nurhayati, seluruh Camat dan kepala desa, juga para pendamping sosial BPNT se-Kabupaten Nganjuk.(adv/hms/kur)

Keterangan gambar: Launching BPNT di Pendopo Pemkab Nganjuk.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/270318-kur-nganjuk-bantuan.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/270318-kur-nganjuk-bantuan-150x150.jpgREDAKSIAdvertorialadakitanews,bantuan non tunai,Berita,bpnt,nganjuk,pemkab nganjuk
ADAKITANEWS, Nganjuk - Pemerintah Kabupaten Nganjuk melaunching program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Pendopo Pemkab setempat. Dalam kegiatan tersebut digelar juga rapat koordinasi dan verifikasi validasi Basis Data Terpadu (BDT) Kabupaten Nganjuk 2018, yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku produktif penerima bantuan di Kabupaten Nganjuk. Plt Bupati Nganjuk, Abdul Wachid Badrus...