f-Kades

ADAKITANEWS, Nganjuk – Kepala Desa (Kades) Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk mengintimidasi warganya yang membeberkan tindakan Kades tersebut tentang  pemotongan dana program jaminan sosial lanjut usia (PJSLU).Selasa (30/6). Salah satu warga yang di intimidasi adalah Kamilah ,85, warga RT 08/RW 02, seorang tuna netra yang hidup bersama putrinya.

Kelakuan Moh. Sul’an Kades Jampes tersebut dibenarkan oleh Raminem putri yang merawat Kamilah. Raminem mengaku setelah berbicara kepada media, Kades mendatangi rumahnya dengan memarahi Kamilah ibunya.

“Malam hari pak kades datang ke rumah, beliau marah-marah sambil berkata kotor, saya dilarang memberi informasi kepada wartawan, katanya ada wartawan yang datang dan meminta uang,” ujar Raminem

Bahkan, lanjutnya, Kades sempat mengolok-olok ibunya yang menderita tuna netra. Selain itu, Kades juga menyebut-nyebut bantuan bedah rumah yang diberikan pemerintah kepadanya. “Sudah tahu kalau ibu saya itu tuna netra, kok masih dibuta-butakan sama pak Kades, bantuan bedah rumah juga diomongkan, katanya saya mau dipenjarakan,” terangnya.

Menanggai hal itu, Camat Pace, Imam Ansori mengaku kewalahan menghadapi arogansi yang ditunjukkan oleh Kades Jampes. Sebab, sudah dihubungi berkali-kali untuk melakukan koordinasi, namun Kades Jampes menyepelekannya. “Saya tahunya dimuat di beberapa media, makanya saya ingin klarifikasi ke Kades, namun saya hubungi tidak diangkat,” terang Imam.

Camat Pace juga menyayangkan sikap Kades Jampes jika benar-benar melakukan intimidasi terhadap warganya yang memberikan informasi kepada wartawan. “Siapapun orangnya pasti akan tidak suka jika ada orang melakukan intimidasi, itu tidak dibenarkan dengan alasan apapun,” tandas Imam Ansori.

Namun, hingga berita ini dimuat, Kepala Desa Jampes, Moh. Sul’an enggan untuk dikonfirmasi terkait dugaan pemotongan dana PJSLU dan dugaan adanya daftar fiktif penerima PSKS. Disinyalir, keengganan Kades untuk dikonfirmasi itu lantaran ada oknum wartawan yang memanfaatkan momen dengan meminta sejumlah uang terkait pemberitaan ini.(jati)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/f-Kades-1024x354.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/f-Kades-150x150.jpgRedaksiDaerahnganjuk,PJSLU
ADAKITANEWS, Nganjuk - Kepala Desa (Kades) Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk mengintimidasi warganya yang membeberkan tindakan Kades tersebut tentang  pemotongan dana program jaminan sosial lanjut usia (PJSLU).Selasa (30/6). Salah satu warga yang di intimidasi adalah Kamilah ,85, warga RT 08/RW 02, seorang tuna netra yang hidup bersama putrinya. Kelakuan Moh. Sul'an...