Pemuda Asal Bogor Spesialis Nyuri Di Kos-Kosan Kampung Inggris Kediri

7

Kediri(adakitanews.com)—Tim Resmob Polres Kediri berhasil mengamankan seorang pelaku spesialis barang elektronik di kos-kosan kampung Inggris Kecamatan Pare kabupaten Kediri.

Pelaku itu adalah M Faqih Maulana (20) pemuda asal asal Desa/Kecamatan Talur Halang Kabupaten Bogor.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengungkapkan dari keterangan pelaku mengaku melakukan tindakan tindak pencurian di tiga lokasi tempat berbeda.

Aksi pencurian tersebut, pertama kali dilakukan pelaku pada tanggal 30 Desember di salah satu tempat kos yang berada di Jalan Anyelir.

Di lokasi ini dia mengambil satu unit telfon genggam merek Vivo. Ternyata, telepon genggam tersebut masih digunakan oleh pelaku.

Pada 31 Desember 2019 sekitar pukul 24.00 Wib di tempat kost lainnya di Desa Tulungrejo, pelaku juga melakukan aksi pencurian. Kali ini, barang yang diambil satu unit jam tangan warna hitam merek Honey dan satu unit telepon genggam merek Xiomi.

Tak berhenti sampai di situ, aksi pencurian kembali dilakukan pelaku pada 5 Januari 2020 sekira pukul 14.00 WIB di kamar kost yang berada di Jalan Brawijaya Desa Tulungrejo.

Pelaku berhasil mengambil satu tas kamera warna hitam berisi satu unit kamera digital merek Canon type Eos 600D, satu unit lensa merk Canon EFS 55-250MM, satu unit lensa FIX 50 MM, satu unit Hood lensa, dan satu charge baterai Canon LC-E8E.

Dari hasil keterangan pelaku, menjual hasil barang curian yaitu ke salah satu penyedia jasa rental kamera di Desa Tulungrejo. “Telepon genggam Xiomi dan jam tangan, juga dijual kepada penyedia jasa rental kamera tersebut dan orang lain,” ungkap AKBP Lukman, Selasa (7/1/2020).

Dalam melaksanakan aksinya, pelaku terbulang sangat lihai. Pasalnya, dia tidak merusak kunci kamar kos. Pelaku melakukan pengamatan di lokasi kos yang menjadi sasarannya.

Saat penghuni kos ke luar dan tidak mengunci pintu, pelaku segera melaksanakan aksinya. Beberapa korban yang merasa dirugikan, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kediri dan pelaku berhasil ditangkap.

“Kami masih mendalami aksi pelaku ini, apakah untuk biaya hidup atau lainnya. Pelaku kami jerat dengan Pasal 363 tentang tindak pidana pencurian, hukuman maksimal 7 tahun penjara,” katanya.(gar).