ADAKINEWS20150109_09493320150109_094907, Tulungagung – kenaikan harga gas Elpiji ukuran 12 kg yang terjadi sejak seminggu terakhir ini, berdampak langsung pada penjualannya. Saat ini penjualan gas elpiji ukuran 12 kg mengalami penurunan hingga 70 persen dari sebelumnya. Sedangkan permintaan gas elpiji ukuran 3 kg mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada saat bersamaan.

Suyatno, manager PT Manunggal Jaya, salah satu agen gas elpiji mengatakan sebelumnya harga gas elpijio ukuran 12 kg sebesar Rp 115 ribu. Saat ini harga naik menjadi Rp 133 ribu dari agen. Biasanya dalam satu hari Suyatno bisa menjual 400 tabung gas elpiji ukuran 12 kg. Namun pasca kenaikan harga gas elpiji 12 kg, pihaknya hanya mampu menjual 175 tabung tiap harinya. “Itu sudah paling maksimal sangat terasa penjualan menurun,” ujarnya.

Penurunan penjualan gas elpiji 12 kg ini diikuti dengan kenaikan permintaan gas elpiji ukuran 3 kg di pasaran. Sebelumnya permintaan gas elpiji tabung melon sebesar 12 ribu tabung setiap harinya. Permintaan tersebut meningkat menjadi 13 ribu tabung setiap hari. “Kemungkinan kopnsumen elpiji 12 kg banyk beralih ke elpiji ukuran 3 kg,” tuturnya.

Namun tingginya permintaan pasar akan gas elpiji ukuran 3 kg tidak bisa dipenuhi oleh agen. Hal ini dikarenakan jumlah kuota yang telah ditetapkan oleh pertamina tidak mengalami perubahan. Untuk memenuhi permintaan pasar tersebut, Suyatno berencana kan meminta tambahan kuota sebanyak 10 ribu tabung ke pertamina. “Ini kita lakukan untuk menghindari adanya kerawanan gas elpiji ukuran 3 kg,” terangnya.

Sementara itu beberapa pemilik warung dan depot mengaku resah dengan adanya kenaikan harga gas elpiji ukuran 12 kg ini. Putri , salah satu pengelola depon yang berada di depan kantor Telkom Tulungagung menuturkan dalam satu hari depotnya membutuhkan 3 tabung gas elpiji ukuran 12 kg. “Itu sudah tidak bisa ditawar lagi karena kita menggunakan 6 kompor,” jlenterhnya

Putri mengaku resah dengan harga gas elpiji ukuran 12 kg yang naik. Hal ini dikarenakan pada saat bersamaan, harga beberapa komoditi sayuran dan beras juga mengalami kenaikan. Kondisi ini mengakibatkan pengelola depot masih belum bisa menentukan harga makanan yang dijualnya. “Kaqmi berharap ada subsidi dari pemerintah agar harga gas tidak terlalu mahal,” pungkasnya. (Bram).

REDAKSIDaerahEkbislpg,Tulungagung
ADAKINEWS, Tulungagung - kenaikan harga gas Elpiji ukuran 12 kg yang terjadi sejak seminggu terakhir ini, berdampak langsung pada penjualannya. Saat ini penjualan gas elpiji ukuran 12 kg mengalami penurunan hingga 70 persen dari sebelumnya. Sedangkan permintaan gas elpiji ukuran 3 kg mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada saat...