ADAKITANEWS, Kota Kediri – Sejarah di dalam menjalankan kehidupan sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dianggap sangatlah penting bagi Prof Dr Mohammad Mahfud MD, SH, SU. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut mengatakan, tanpa adanya sejarah yang terdahulu maupun yang akan ditorehkan, maka NKRI tidak bisa menjadi sebuah negara yang utuh.

Mahfud MD yang juga merupakan mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini mengatakan, ia sudah berkeliling dunia untuk mempelajari sejarah. Namun yang pernah ia pelajari selama ini tidak ada yang paling istimewa dibandingkan dengan sejarah yang dimiliki oleh NKRI. Pasalnya memang tidak ada yang menyamai solidaritas warga Indonesia.

“Meski indonesia terdiri dari berbagai agama, ras, bahasa dan budaya namun kita tetap 1 tujuan yang sama, yaitu dasar yang sama, yaitu Pancasila serta UUD 1945,” cakapnya saat mengisi acara Malam Keakraban Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Hotel Insumo Kediri, Jumat (03/02).

Prof Dr M Mahfud MD, SH, SU, mengakui sejak awal Indonesia juga sudah menggunakan pedoman sejarah Nasionalis. Pada dasarnya Nasionalisme adalah bagian isi dari kitab suci alquran yang memiliki sejarah penting bagi umat manusia. Jika masyarakat Indonesia juga menerapkan hidup sesuai sejarah yang telah ditinggalkan oleh para pejuang, ia yakin Indonesia akan menuju kejayaan. “Tidak ada lagi kebencian antar sesama manusia, saling menghormati satu sama lain, dan juga menjaga agar tidak saling bergesekan,” imbuhnya.(kdr4)

Keterangan gambar: Prof Dr M Mahfud MD, SH, SU saat mengisi acara FKUB Kota Kediri.(foto:ikhwan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/03/040217-kdr4-kediri-mahfud-1024x682.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/03/040217-kdr4-kediri-mahfud-150x150.jpgREDAKSITokohadakitanews,Berita,kediri,mahfud md
ADAKITANEWS, Kota Kediri - Sejarah di dalam menjalankan kehidupan sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dianggap sangatlah penting bagi Prof Dr Mohammad Mahfud MD, SH, SU. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut mengatakan, tanpa adanya sejarah yang terdahulu maupun yang akan ditorehkan, maka NKRI tidak bisa menjadi sebuah negara...