ADAKITANEWS, Sidoarjo – Imam Ma’ruf, 33, warga Semambung Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, melaporkan pimpinan WOM Finance cabang Sidoarjo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Sidoarjo. Imam merasa kecewa lantaran meski telah melakukan pelunasan kredit motor atas nama orang tuanya, kendaraan tersebut belum bisa ia ambil.

Imam menceritakan, bahwa sepeda motor Honda Vario Techno nopol P 3252 PJ, awalnya dikredit atas nama orang tuanya melalui WOM Finance cabang Jember. Namun lantaran mengalami kendala pembayaran, motor tersebut kemudian ditarik oleh debt collector yang bekerja sama dengan WOM Finance cabang Sidoarjo, pada Sabtu (10/02) lalu.

“Saya kecewa terhadap pihak WOM Finance cabang Sidoarjo dan WOM Finance cabang Jember, karena telah mempersulit pengambilan unit motor saya. Padahal sudah saya lunasi,” katanya, Sabtu (24/03).

Masih kata Imam, motor tersebut kini tidak diketahui keberadaannya. Padahal menurutnya, tanggung jawab sebagai debitur yakni kewajiban pembayaran sudah ia lunasi dan diberi kuitansi resmi dari WOM Finance cabang Jember.

“Pelunasan pembayaran pada tanggal 22 Februari 2018 lalu di Kantor Cabang Jember,” tambahnya.

Sebelum dilakukan pelunasan, lanjut Imam, selang beberapa hari pasca penarikan motor pihaknya sempat mendatangi kantor WOM Sidoarjo yang ada di Ruko Sentral Jenggolo Blok A1/A2 untuk menanyakan apa yang harus dilakukan agar unit kendaraan itu bisa keluar dan dipakai bekerja kembali.

“Apa unit motornya masih ada pak? Dijawab ada, namun pihak WOM Sidoarjo mengatakan tidak bisa dilunasi disini karena ini pengambilan di Jember,” beber Imam menceritakan.

Namun sayang, upaya Imam mencari uang untuk bisa melunasi kreditnya ternyata sia-sia. “Saat ditemui hanya dijanjikan berkali-kali dan disuruh nunggu kabar untuk dikonfirmasi. Masak sepeda sudah dibayar lunas kok malah sepeda motornya tidak ada,” ungkap Imam kepada Tim Adakitanews.com.

Imam juga semakin merasa aneh, setelah beberapa minggu tidak ada kabar pemberitahuan apapun oleh pihak WOM, motor yang sudah ia lunasi tersebut dinyatakan telah dilelang oleh pihak WOM.

“‎Setelah pelunasan, saya ke WOM Sidoarjo untuk mengambil motor dengan membawa kuitansi bukti pebayaran lunas. Katanya, belum ada konfirmasi dari Jember, dan saya disuruh membawa BPKBnya. Katanya kalau tidak ada BPKB motornya belum bisa dikeluarkan,” imbuhnya.

Imam mengaku sudah berkali-kali datang ke WOM Finance cabang Jember untuk mengambil BPKB, namun hanya ditemui Satpam dan Customer Service, dan tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan BPKB. “‎Sempat saya telepon pihak Jember dan mengatakan sudah OK. Yang jadi masalah disini, di Sidoarjo,” keluhnya.‎

Sementara itu hingga berita ini ditulis, pihak WOM Finance cabang Sidoarjo belum bisa dikonfirmasi. Tim Adakitanews.com yang mencoba meminta klarifikasi di kantor WOM Finance cabang Sidoarjo, belum bisa menemui pimpinan perusahaan jasa pembayaran tersebut.(sid3)

Keterangan gambar : Imam Makruf menunjukkan Surat Tanda Bukti Lapor saat di SPKT Polresta Sidoarjo, Kamis (22/03).(foto : andri santoso)‎

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180325_003351-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/adakitanews20180325_003351-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,debt collector,sidoarjo,wom finance
ADAKITANEWS, Sidoarjo - Imam Ma'ruf, 33, warga Semambung Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, melaporkan pimpinan WOM Finance cabang Sidoarjo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Sidoarjo. Imam merasa kecewa lantaran meski telah melakukan pelunasan kredit motor atas nama orang tuanya, kendaraan tersebut belum bisa ia ambil. Imam menceritakan, bahwa sepeda...