ADAKITANEWS, Nganjuk – Plt Bupati Nganjuk, KH Abdul Wachid Badrus, M Pdi, menghadiri acara panen dan tanam kedelai di lahan Pengembangan Areal Tanam (PAT) Kedelai APBNP 2017, milik perhutani di Desa Mancon Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk, Senin (05/03)

Selain Plt Bupati, turut hadir dalam acara tersebut, Kasubdit Kedelai Kementerian Pertanian, Mulyono, Wakadivre Bidang Kelola SDH Perum Perhutani Provinsi Jawa Timur, Ir Karuniawan, Waka Adm Perhutani Nganjuk, Mulyana, S Hut, Kasdim 0810/Nganjuk, Mayor Inf Edi Sunarko, Pasi Wanwil Korem, Mayor Inf Alwi, Kabag Sumda Polres Nganjuk, Kompol Slamet Riyadi, serta Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Sarno.

Dalam sambutannya, Mayor Inf Edi Sunarko mengatakan bahwa kegiatan tanam dan panen kedelai tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Perhutani, TNI serta Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Tujuannya adalah untuk mewujudkan swasembada pangan yang nantinya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dijelaskan, lahan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Kabupaten Nganjuk ada sekitar 1.459,5 hektare dengan jumlah benih 72,97 ton. Dari lahan tersebut, hasil yang sudah diterima adalah sebanyak 43,32 ton, dan lahan yang sudah dipanen ada sekitar 489,1 hektare.

Sementara itu Plt Bupati Nganjuk, KH Abdul Wachid Badrus, M Pdi, atau yang akrab disapa Gus Wahid menyampaikan bahwa dengan kegiatan tanam dan panen kedelai tersebut diharapkan bisa meningkatkan sumber hasil pertanian yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Gus Wahid juga berpesan kepada Perhutani, TNI serta Pemerintah untuk melakukan reboisasi, sehingga nantinya dapat menghasilkan sesuatu hal yang luar biasa dan berdampak positif bagi masyarakat Nganjuk. “Harapanya pada kegiatan panen tersebut dapat menghasilkan kedelai yang berkualitas dan kegiatan tersebut nantinya dapat berkelanjutan,” katanya.

Masih di tempat yang sama, Wakadivre Bidang Kelola SDH Perum Perhutani Provinsi Jawa Timur, Ir Karuniawan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut serentak dilaksanakan di wilayah Jawa Timur, dengan harapan bisa mengasilkan kedelai yang berkualitas dan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Ia pun menegaskan bahwa pemerintah siap membeli hasil panen tersebut seharga Rp 8.500 per kilogram, dan berharap nantinya bisa terus meningkat. “Mudah-mudahan bisa mahal lagi,” ujarnya.

Usai melakukan sambutan, Plt Bupati Nganjuk beserta para tamu undangan melaksanakan pemotongan tanaman kedelai di area lahan perhutani, dan dilanjutkan dengan proses penggilingan.(adv/hms/kur)

Keterangan gambar: (dua dari kiri) Plt Bupati Nganjuk, KH Abdul Wahid Badrus saat acara tanam dan panen kedelai.(dok. Humas Pemkab Nganjuk)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/060318-kur-nganjuk-kedelai-1024x682.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/060318-kur-nganjuk-kedelai-150x150.jpgREDAKSIAdvertorialadakitanews,Berita,Kedelai,nganjuk
ADAKITANEWS, Nganjuk - Plt Bupati Nganjuk, KH Abdul Wachid Badrus, M Pdi, menghadiri acara panen dan tanam kedelai di lahan Pengembangan Areal Tanam (PAT) Kedelai APBNP 2017, milik perhutani di Desa Mancon Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk, Senin (05/03) Selain Plt Bupati, turut hadir dalam acara tersebut, Kasubdit Kedelai Kementerian Pertanian,...