bakar1@dakitanews Nganjuk – Polsek Kertosono akhirnya melakukan penyelidikan atas terbakarnya lahan tebu seluas 2,150 hektar milik 8 petani pada Jumat,(26/9) lalu. Beberapa saksi dan barang bukti telah dikumpulkan oleh penyidik untuk mengungkap kasus tersebut. Namun hingga kini poisi belum dapat menentukan secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Lahan tebu seluas seluas 2,150 ha itu diantaranya milik Sidik,65, seorang purnawirawan TNI, Kadian,60, Agus Sahri,37, Iskandar,35, Ngaiman,60, Wewes,43, Markamah,50, dan milik Warsito,35, kesemuanya warga Dusun Sambijajar Desa Drenges Kecamatan Kertosono yang rumahnya dekat dengan lahan tebu.

Kejadian terbakarnya lahan tebu itu pertama diketahui oleh Kamin,65, salah seorang perangkat desa setempat sewaktu pulang dari pertunjukan jaranan. Ketika melintasi jalan pinggir area tanaman tebu, dia melihat api sudah berkobar hebat. Selanjutnya dia menghubungi salah satu pemilik lahan dan melapor ke Polsek Kertosono.

Karena api semakin menjalar, akhirnya pihak pemilik lahan langsung menghubungi mobil PMK. Tak lama kemudian satu unit mobil pemadam kebakaran datang untuk menjinakkan api yang sedang murka ini. Namun pemadaman ini sempat terkendala karena angin bertiup kencang hingga membuat kobaran api semakin besar. Api dapat dijinakan setelah tim pemadam kebakaran tiba dilokasi.

Pihak kepolisian yang datang kelokasi kejadian untuk melakukan olah tempa kejadian perkara hingga kini belum dapat menentukan sumber api yang menjadi pemicu kebakaran. Meski pihak kepolisian sudah mengumpulkan keterangan beberapa saksi.

“Setelah mendapat laporan, kami langsung melakukan olah TKP dan memanggil beberapa orang saksi untuk mengungkap kasus kebakaran ini. Diperkirakan kerugian material mencapai enam puluh lima juta rupiah. Namun kita belum bisa menentukan secara pasti dari mana sumber api penyebab kebakaran tersebut,” jelas Kasubbag Humas Polres Nganjuk, AKP Bambang Sutikno, Minggu (28/9). (kamto/jati)

Keterangan Gambar : ilustrasi kebakaran

RedaksiHukum Kriminalkebakaran tebu;
@dakitanews Nganjuk - Polsek Kertosono akhirnya melakukan penyelidikan atas terbakarnya lahan tebu seluas 2,150 hektar milik 8 petani pada Jumat,(26/9) lalu. Beberapa saksi dan barang bukti telah dikumpulkan oleh penyidik untuk mengungkap kasus tersebut. Namun hingga kini poisi belum dapat menentukan secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Lahan tebu seluas seluas...