ADAKITANEWS, Kota Madiun – Setelah melalui proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti, Kepolisian Resort Madiun akhirnya menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus rusuh perguruan silat yang terjadi di Mejayan beberapa waktu lalu.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Hanif Fatih Wicaksono menyatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah terdapat bukti-bukti yang kuat serta dilakukan gelar perkara. Dari keempat tersangka tersebut satu orang diancam dengan pasal UU Darurat, sedang sisanya dijerat pasal KUHP.

Tersangka berisinial B alias O diancam dengan UU darurat dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun, dikarenakan terbukti membawa sajam tidak pada tempatnya. Untuk tersangka AN, D, dan AH, dikenakan pasal 170 KUHP terkait pengrusakan bersama-sama dengan memberikan ancaman kepada orang maupun barang.

“Untuk keseluruhan tersangka sudah dilakukan penahanan di lapas Madiun”, tegas AKP Hanif melalui telepon, Sabtu (20/05).

Untuk diketahui, penetapan tersangka ini setelah pihak kepolisian memeriksa 11 orang saksi termasuk tersangka yang berkaitan dengan kerusuhan di Mejayan, yang melibatakan oknum dari dua perguruan pancak silat di Kabupaten Madiun pada Rabu (17/05) sore lalu.(bud)

Keterangan gambar: Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Hanif Fatih Wicaksono.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/05/IMG_20170519_172721-229x300.jpeghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/05/IMG_20170519_172721-229x300-150x150.jpegREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,kerusuhan,madiun,mejayan,perguruan silat,polres madiun
ADAKITANEWS, Kota Madiun - Setelah melalui proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti, Kepolisian Resort Madiun akhirnya menetapkan 4 orang tersangka dalam kasus rusuh perguruan silat yang terjadi di Mejayan beberapa waktu lalu. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Hanif Fatih Wicaksono menyatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah terdapat bukti-bukti yang kuat...