2015-07-06_22.04.25

ADAKITANEWS, Kota Kediri – Koko pengusaha aspal warga Kota Kediri merenggut keperawanan Anggrek,16, dan Melati,17, (bukan nama sebenarnya). Kasus tersebut dilaporkan oleh ibu salah satu korban ke Polres Kota Kediri, Sabtu (04/07). Namun, hingga Senin (06/07) pihak kepolisian kesulitan mengorek informasi, lantaran kedua korban masih mengalami trauma.

Informasi yang dihimpun tim adakitanews.com, perlakuan bejat Koko  dilakukan pada bulan Februari 2015 silam. Ik,43, ibu salah satu korban melaporkan ke Polresta Kediri lantaran putrinya hamil selama 4 bulan.

Kompol Harissandi selaku Wakil Kepala Polres Kota Kediri menuturkan, kasus pelecehan seksual di bawah umur itu kini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (reskrim) Kota Kediri untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Sementara ini, pihak reskrim masih memperdalam kasus yang menimpa kedua korban,” ungkap Kompol Harissandi

Lebih lanjut Kompol Harisandi menjelaskan, dari beberapa saksi sekaligus keterangan korban dan beberapa hasil visum menunjukkan bahwa Koko melakukan penyimpangan seksual terhadap kedua korban. Jika terbukti, Koko telah melanggar Undang-Undang 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, Pasal 81 dan 82 pelaku akan dikenai sanksi berupa penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. “Pihak kami masih belum bisa mengorek data lebih dalam terhadap kedua korban, lantaran keduanya masih mengalami trauma atas perbuatan yang dilakukan Koko,” jelasnya

Sementara itu, Ullul Hadi aktivis Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bagian Divisi Data dan Informasi Kota Kediri menyatakan siap mengawal proses hukum kedua korban hingga kasus pelecehan seksual terhadap anak tidak terulang lagi di Kediri. Pihaknya juga sudah menjalin kemitraan dengan para ahli psikologi guna memberi bimbingan psykologis pada korban agar tidak mengalami trauma yang berkepanjangan.

“Kami akan terus lakukan pendampingan pada kasus pelecehan seksual pada anak,” ungkap Ullul Hadi disela-sela kesibukannya.(blot/zay)

Keterangan Gambar : Wakapolres Kota Kediri, Kompol Harisandi saat memberikan keterangan terkait kasus pelecehan seksual yang menimpa dua ABG di Kota Kediri

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/2015-07-06_22.04.25.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/2015-07-06_22.04.25-150x150.jpgRedaksiHukum Kriminalanak,dibawah,kediri,Persetubuhan,umur
ADAKITANEWS, Kota Kediri - Koko pengusaha aspal warga Kota Kediri merenggut keperawanan Anggrek,16, dan Melati,17, (bukan nama sebenarnya). Kasus tersebut dilaporkan oleh ibu salah satu korban ke Polres Kota Kediri, Sabtu (04/07). Namun, hingga Senin (06/07) pihak kepolisian kesulitan mengorek informasi, lantaran kedua korban masih mengalami trauma. Informasi yang dihimpun...