ADAKITANEWS, Sidoarjo – Satreskrim Polresta Sidoarjo akhirnya mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus dugaan tindak pidana produk makanan ringan jenis mie kering tak layak konsumsi, dengan tiga tersangka hasil penggerebekan home industri UD Aneka Jaya di Desa Keret Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo, yang sebelumnya telah dirilis pada Juni 2017 silam.

Dikeluarkannya SP3 itu menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, dilakukan setelah penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan gelar perkara bersama beberapa instansi terkait yakni BPOM Surabaya, Disperindag dan Dinkes Pemkab Sidoarjo.

“Ketiga instansi ini ditambah kita dari kepolisian sepakat, snack mie kering limbah sisa produksi pabrik yang menjadi bahan baku dari makanan ringan yang diproduksi UD Aneka Jaya itu tidak merugikan kesehatan atau membahayakan konsumen,” terang Kompol Muhammad Harris saat rilis di halaman Satreskrim Mapolresta Sidoarjo, Rabu (04/04).

Kompol Harris menjelaskan, SP3 untuk UD Aneka Jaya tersebut dikeluarkan karena perkara tersebut bukan merupakan tindak pidana. “Kasus ini tidak masuk ke pidana, tapi tindak administratif yang harus dibina oleh pemerintah. Pasca kasus ini kan, sebelum penggerebekan kami akan berkoordinasi dulu untuk diuji lab dengan 3 instansi terkait,” ucapnya.

Sementara itu dalam kesempatan sama, Gunawan dari Quality Control (Tim Penguji) BPOM Surabaya menyatakan, bahwa dari hasil uji laboratorium kandungan yang terdapat pada mie kering hasil olahan UD Aneka Jaya tersebut, kandungannya masih tidak melebihi ambang maksimum. “Makanan ringan itu masih masuk dalam kategori aman dan tidak membahayakan konsumen,” tegasnya.

Sedangkan Kasi Farmasi Dinkes Pemkab Sidoarjo, Nur Laili mengatakan, setelah mengetahui hasil uji lab dan dinyatakan masih dalam kategori aman, pihaknya menyarankan kepada UD Aneka Jaya agar segera melakukan pendaftaran ke bagian industri pangan. Namun untuk produsen-produsen lainnya yang ada di Sidoarjo, pihaknya juga mengaku masih akan terus melakukan pengawasan.

Hal senada juga disampaikan Kabid Perindustrian Disperindag Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Agus Darsono yang meminta pemilik usaha untuk mengurus izin usahanya. Baginya, sebelum perizinan lengkap, produsen dan pemilik dilarang berproduksi. “Tapi selama pengurusan proses perizinan belum selesai, kami minta pelaku usaha agar tidak memproduksi makanan ringan itu,” tegas Agus.(sid3)

Keterangan gambar : Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muh Harris bersama BPOM, Dinkes dan Disperindag Sidoarjo menunjukkan barang bukti. (bawah) Mie kering limbah pabrik saat dirilis pada bulan Juni 2017 lalu.(foto : andri santoso)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/040418-sid3-sidoarjo-mie-limbah-2-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/04/040418-sid3-sidoarjo-mie-limbah-2-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,mie kering limbah pabrik,polresta sidoarjo,sidoarjo
ADAKITANEWS, Sidoarjo - Satreskrim Polresta Sidoarjo akhirnya mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus dugaan tindak pidana produk makanan ringan jenis mie kering tak layak konsumsi, dengan tiga tersangka hasil penggerebekan home industri UD Aneka Jaya di Desa Keret Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo, yang sebelumnya telah dirilis pada...