Ilustrasi-Demo-496x248@dakitanews Kediri – Bertepatan dengan dilantiknya presiden dan wakil presiden Indonesia ke 7, Senin (20/10) sekitar 50 orang aktivis yang tergabung dalam Jaringan Aksi Perubahan Indonesia (JAPI) dan aliansi Aktivis Kemanusian se-Kediri Raya menggelar aksi demo di depan gedung DPRD Kota Kediri. Mereka menuntuk agar presiden terpilih menolak perjanjian kerjasama dengan World Trade Organization (WTO), Lembaga pedagangan dunia

Selain berorasi dan gelar spanduk, massa akhirnya ditemui beberapa anggota dewan. Perwakilan anggota dewan menyatakan mendukung aksi tersebut serta berjanji akan memperjuangkan aspirasi melalui jalur resmi maupun parpol.

Dengan membentang poster dan bendera, puluhan aktivis berdemo menuntut pemerintah untuk menolak perjanjian kerjasama dengan lembaga perdagangan dunia yang mengharuskan Indonesia mengimpor obat dari luar negeri. Padahal sebenarnya obat tersebut dapat diproduksi dalam negeri.

Anjar Makhmucik Korlap Aksi dalam orasinya mengatakan dengan adanya perjanjian WTO yang tertuang dalam klausul trip, Indonesia tidak dapat memproduksi obat-obatan mahal yang masih dilindungi hak patennya seperti ARV. Indonesia sendiri sebenarnya bisa memproduksi obat anti penyakit HIV AIDS tersebut, namun karena harus membayar hak patent, menjadikan obat tersebut mahal.

“Dengan adanya perjanjian ini, negara tidak dapat memproduksi obat-obatan sendiri. Sehingga dengan mengimpor obat dari luar negeri, mengakibatkan uang negara habis hanya untuk membeli obat mahal. Dan menjadikan anggaran yang dikeluarkan untuk belanja impor obat mencapai 200 milyar pertahun,”jelas Anjar.

Aksi demo tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Demo berakhir setelah massa membubarkan diri dan memberikan surat tuntutan kepada anggota dewan.(tya)

Keterangan Gambar : Ilustrasi Demo anti WTO, Lembaga Perdagangan Dunia

RedaksiHukum Kriminaldemo Japi Kediir
@dakitanews Kediri - Bertepatan dengan dilantiknya presiden dan wakil presiden Indonesia ke 7, Senin (20/10) sekitar 50 orang aktivis yang tergabung dalam Jaringan Aksi Perubahan Indonesia (JAPI) dan aliansi Aktivis Kemanusian se-Kediri Raya menggelar aksi demo di depan gedung DPRD Kota Kediri. Mereka menuntuk agar presiden terpilih menolak perjanjian...