ADAKITANEWS, Tulungagung – Sejak dibangunnya Jalur Pantai Selatan (Pansela), membawa dampak langsung bagi perkembangan sektor pariwisata di Tulungagung. Akses menuju destinasi wisata, terutama daerah pantai pun menjadi terbuka. Dan alhasil, pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata juga sudah memperlihatkan hasil.

Seperti halnya obyek wisata Pantai Gemah yang berada di Desa/Kecamatan Besuki, yang saat ini menjadi primadona destinasi wisata di Tulungagung. Secara resmi, pengelolaan obyek Pantai Gemah ini baru digarap secara serius setelah ada Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Perum Perhutani KPH Kediri pada bulan Juni 2017 yang lalu. Meski baru lima bulan, keberadaan Pantai Gemah ini, menjadi salah satu sumber PAD yang potensial.

Kabid Pengembangan Wisata Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung, Heru Juniarto menyatakan, dalam waktu lima bulan hingga November ini, pendapatan dari bagi hasil pengelolaan Pantai Gemah mencapai Rp 450 juta.

“Yang kami setorkan sejumlah itu. Lumayan hasilnya. Kalau dirata-rata setiap bulannya ya sekitar Rp 100 jutaan kurang sedikit. Tapi itu kan terdukung karena Lebaran bareng liburan sekolah. Jadi pengunjungnya membeludak,” Kabid Pengembangan Wisata Disbudpar, Heru Juniarto, Sabtu (02/12).

Lanjut Heru Juniarto, dari bagi hasil Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan Pantai Gemah antara Perum Perhutani KPH Kediri, Pemkab Tulungagung dan Pemerintah Desa, Pemkab mendapatkan dua profit sharing. Yakni, 20 persen dari parkir dan 25 persen dari tiket masuk.

Pendapatan dari Pantai Gemah tersebut lebih besar dibandingkan lima obyek wisata yang dikelola dari PKS sebelumnya. Yaitu Pantai Kedung Tumpang, Pantai Sanggar, Gunung Budeg, Air Terjun Jurang Senggani dan Lawean.

“Untuk obyek selain Pantai Gemah, rata-rata pendapatannya dibawah Rp 7 juta perbulan. Kondisi ini kita maklumi, karena sarana-dan prasarananya masih kurang. Secara bertahap akan kita kembangkan, sehingga akan meningkatkan pendapatan. Kita rencanakan untuk tahun depan (tahun 2018), ada penambahan fasilitas penunjang di masing-masing obyek wisata, sehingga kita prediksikan pendapatan dari sektor pariwisata akan mengalami kenaikan sebesar 10 persen untuk PAD,” pungkas Heru.(ta1)

Keterangan gambar : Destinasi wisata Pantai Gemah.(foto : acta cahyono)

REDAKSIGaya Hidupadakitanews,Berita,pantai gemah,Tulungagung,wisata
ADAKITANEWS, Tulungagung – Sejak dibangunnya Jalur Pantai Selatan (Pansela), membawa dampak langsung bagi perkembangan sektor pariwisata di Tulungagung. Akses menuju destinasi wisata, terutama daerah pantai pun menjadi terbuka. Dan alhasil, pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata juga sudah memperlihatkan hasil. Seperti halnya obyek wisata Pantai Gemah yang berada...