image@dakitanews Kota Kediri – Program Dana Masyarakat (Prodamas) Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, dinilai berpotensi terjdinya overlaping dengan kinerja program Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kota Kediri. Pasalnya, Program primadona Walikota Kediri ini mendapat anggaran tersendiri diluar anggaran SKPD. Padahal, bentuk program dan sasaran kegiatan program tersebut sama yang dilakukan oleh SKPD.

Dalam rencana pelaksanaan prodamas nantinya, Pemkot Kediri sudah melakukan rekutmen Pendamping yang jumlahnya sekitar 72 orang, untuk mendampingi sekitar 1436 RT di seluruh Kota Kediri. Proses rekrutmen dilaksanakan langsung oleh Pemkot Kediri, dan dibantu oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kelurahan (PPTK, koordinator Sekertaris Kelurahan), yang mana hal ini mengisyaratkan bahwa prodamas dapat mengalami overlaping. Karena notabene, program-program tiap-tiap dinas di Kota Kediri berjalan bersama dengan prodamas.

Berkaitan dengan data yang dihimpun oleh tim @dakitanews.com, dari Un Achmad Nurdin Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat selaku koordinator pelaksana teknis prodamas Pemkot Kediri, saat ditemui, Jum’at (26/09) di Balai Kota Kediri. Program Dana Masyarakat (Prodamas) dalam pelaksanaannya nanti terfokus pada sisi pembangunan infrastuktur, pengembangan ekonomi mandiri secara kolektif, serta menunjang kegiatan sosial yang ada.

Untuk infrastuktur, bersama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), menganggarkan 60% dari program. Sedangkan untuk pengembangan ekonomi kolektif masih direncanakakn akan berjalan dengan kebijakan per-RT nantinya, dan didampingi oleh pendamping masing-masing. Belum jelas nantinya pada proses pelaksanaannya akan bersinggungan dengan PNPM atau tidak. sedangkan dengan adanya program lain dari SKPD, prodamas dinilai sebagai pelengkap, bukannya penumpukan program. Yang mana dalam pelaksanaannya akan ditemui penumpukan anggaran program.

“Terdapat tiga segmen antara lain, pembangunan infrastruktur, pengembangan ekonomi, dan kegiatan sosial. Untuk pelaksanaan pembangunan infrastruktur, pendamping dan PPTK mengarahkan dilapangan nantinya, dan tak lupa pengawasan serta kerja sama dari BAPPEDA. Sedangkan untuk ekonomi, tujuannya untuk mendompleng kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Entah nantinya prodamas akan bersinggungan dengan pelaksanaan PNPM atau tidak, yang jelas PNPM akan berakhir tahun 2014 ini. sedangkan Perda tentang prodamas masih dirapatkan di Provinsi, sekaligus membahas usulan RAB. Karena nantinya pelaksanaan dari prodamas akan menggunakan Anggaran dari APBD.” Ujar Un Achmad.

Sedangkan terkait berjalannya Program Dana Masyarakat ini nantinya, Aditya Perdana Habibi, Pendamping dari Kelurahan Pojok, menyatakan kepada tim @dakitanews.com, Minggu (28/09). Prodamas dalam pelaksanaannya dinilai sebagai tambahan program. Meskipun dari tiap-tiap kedinasan yang ada di Kota Kediri juga memiliki program pembangunan dengan memanfaatkan APBD tiap tahunnya. Sedangkan disisi lain, dimungkinkan terjadi penumpukan anggaran antara prodamas dengan program-program yang ada di SKPD Kota Kediri.

Bahkan untuk pelaksanaan dari Prodamas sendiri direncanakan tahun 2015, agar Prodamas tidak bersinggungan dengan PNPM. Karena PNPM dimungkinkan habis pada akhir tahun 2014 ini. “Prodamas dalam pelaksanaan nantinya akan menjadi program utama, yang melengkapi program-program yang ada di Kota Kediri. kalau persoalan penumpukan atau pun tidak nantinya akan dibahas pada rapat anggaran. Untuk yang lebih konkretnya, yang jelas prodamas dilaksanakan pada tahun 2015, agar tidak bersinggungan pula dengan PNPM yang habis masa tahun 2014 ini.” ujar Aditya Perdana Habibi.

Perencanaan prodamas hingga kini masih menuai polemik. Sedangkan, prodamas di masyarakat mendapat sambutan yang sangat meriah. Tumpang tindih program antar SKPD yang ada di Kota Kediri masih dalam taraf kajian. Meskipun demikian, masyarakat menantikan program yang dielu-elukan pada masa kampanye pemilihan kepala daerah satu tahun lalu, oleh Abdullah Abu Bakar yang kini duduk sebagai Wali Kota Kediri. (Ega/afip)

Keterangan Gambar: Un Achmad Koordinator Pelaksana Prodamas saat ditemui di Balai Kota Kediri.

RedaksiPolitik
@dakitanews Kota Kediri – Program Dana Masyarakat (Prodamas) Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, dinilai berpotensi terjdinya overlaping dengan kinerja program Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) Kota Kediri. Pasalnya, Program primadona Walikota Kediri ini mendapat anggaran tersendiri diluar anggaran SKPD. Padahal, bentuk program dan sasaran kegiatan program tersebut sama yang dilakukan...