2015-07-07_20.56.01

ADAKITANEWS, Kota Kediri – PT. KAI Daops VII Madiun targetkan sebelum lebaran tiba, sudah selesai menempuh langkah hukum terkait sengketa tanah dengan warga Pare, Kabupaten Kediri. Bagian hukum PT. KAI datang ke Kediri, Selasa, (07/07) untuk mempersiapkan hal tersebut.

Slamet Riadi selaku Manager Hukum PT. KAI Daops VII Madiun, mengatakan, kedatanganya ke Kediri pada siang tadi pukul 13.00 Wib , sebagai bentuk keseriusan dalam menyikapi  langkah hukum untuk warga yang menyerobot asset tanah milik PT. KAI Daops VII Madiun.

“Kami targetkan sebelu m lebaran tiba semua sudah rampung,” ungkap Slamet Riadi di Kantor Station KA Kota Kediri pada awak media.

Lebih lanjut Riadi menjelaskan, meskipun nantinya diperkirakan akan ada perlawanan dari warga yang tidak terima dengan langkah hukum yang ditempuh oleh pihak PT. KAI Daops VII Madiun, pihaknya akan terus melakukan penggalian data agar perlawanan yang dilakukan oleh warga yang bersengketa dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, urainya.

“Kami sudah melakukan penggalian data atas sengketa aset PT. KAI Daops VII Madiun,” tutur Slamet Riadi disela-sela kesibukannya.

Sebagaimana diketahui, PT KAI sebelumnya telah melayangkan somasi kepada 130 lebih warga yang menempati lahan bekas emplasemen Stasiun KA Pare. Namun, surat somasi yang diberikan kepada warga, justru dikembalikan lagi oleh warga ke Kantor PT KAI Daops VII Madiun. Dari sekitar 130 bidang tanah tersebut ada statusnya terhenti kontrak, macet dan sama sekali tidak ada kontraknya.

Menyinggung kapan PT KAI Daops VII Madiun akan membuat laporan pidana, Eko hanya menyatakan langkah itu dilakukan secepatnya. (blot)

Keterangan Gambar : Slamet Riadi Direktur Hukum PT KAI Madiun

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/2015-07-07_20.56.01.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/2015-07-07_20.56.01-150x150.jpgRedaksiHukum Kriminalkai,kediri,madiun,pare,pt
ADAKITANEWS, Kota Kediri - PT. KAI Daops VII Madiun targetkan sebelum lebaran tiba, sudah selesai menempuh langkah hukum terkait sengketa tanah dengan warga Pare, Kabupaten Kediri. Bagian hukum PT. KAI datang ke Kediri, Selasa, (07/07) untuk mempersiapkan hal tersebut. Slamet Riadi selaku Manager Hukum PT. KAI Daops VII Madiun, mengatakan,...