Purnawirawan TNI Ditemukan Tak Bernyawa Di Bawah Pintu Belakang Rumah

573

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sahid, 63, purnawirawan TNI, warga Desa Candipari RT 8/RW 4 Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo ditemukan tergeletak dengan kondisi sudah tidak bernyawa di bawah pintu belakang rumahnya, Rabu (01/11) sore. Mendengar temuan mayat, seketika warga mendatangi dan memadati lokasi kejadian untuk melihatnya.

Peristiwa penemuan mayat itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan pertama kali ditemukan rekan kerjanya, Paidi, 61, warga Desa Wonoayu RT 2 /RW 2 Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo ketika mendatangi rumah korban. “Saat itu saya akan memberitahukan bahwa Rabu 1 November 2017 jadwalnya dia jaga malam,” ujar Paidi, rekan korban yang berprofesi sebagai satpam di Jatikepuh Kecamatan Candi.

Setibanya di rumah korban, Paidi berusaha mengetuk pintu rumah Sahid namun tidak ada jawaban. Kemudian ia menanyakan keberadaan korban kepada tetangganya, Kibandi, 60, namun tetangganya tersebut juga tidak mengetahuinya.

Merasa curiga dan penasaran, keduanya akhirnya mengintip dari pintu samping rumah, melalui celah lubang. Keduanya sontak kaget saat melihat Sahid tidak memakai baju dan hanya memakai celana panjang warna biru dalam kondisi telungkup.

Mengetahui hal tersebut, keduanya langsung melapor ke Kepala Desa Candipari, M Ghozali yang rumahnya tidak jauh dari rumah korban. “Awalnya saya tidak percaya, setelah diamati bahwa itu benar Sahid kondisi telungkup dan tergeletak di tanah. Langsung diberitahukan pada Kepala Desa setempat,” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Porong, Kompol Andrial didampingi Kanit Reskrim Ipda Pulung membenarkan bahwa di Desa Candipari telah ditemukan sesosok mayat tepat di bawah pintu belakang rumah.

“Dari hasil olah TKP, di tubuh korban tidak ditemukan tanda maupun bekas luka penganiayaan. Diduga, korban menderita sakit. Untuk memastikannya, jenazah korban dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong untuk dilakukan visum. Sementara menurut keterangan dari beberapa warga, semasa hidupnya, korban ini memiliki sejarah sakit darah tinggi. Selain itu juga, korban hidup sendirian di rumah. Sehingga keadaan sakit, tidak ada yang merawatnya,” pungkasnya.(pur)

Keterangan gambar : Petugas Polsek Porong dan tim inafis Polresta Sidoarjo saat melakukan olah TKP.(ist)