ADAKITANEWS, Jombang – Menuju Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Jawa Timur, sejumlah Kyai dan Ulama di wilayah Jatim berkumpul di Pondok Pesantren Tebuireng untuk memberikan dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa, Minggu (15/10). Pertemuan tersebut khusus membahas dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa yang akan kembali maju dalam pemilihan Gubernur Jatim pada 2018 mendatang.

Pertemuan berlangsung secara tertutup ini, berlangsung mulai siang hingga sore. Dalam pertemuan tersebut juga tampak Khofifah Indar Parawansa yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia.

Hasil dari pertemuan tersebut disampaikan langsung oleh Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim melalui konferensi pers di salah satu rumah makan di Jombang. Dalam konferensi pers tersebut, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim mengungkapkan bahwa para kyai dan ulama dalam pertemuan itu bersepakat untuk mendukung Khofifah dalam pemilihan Gubernur Jatim kedepan. “Kami para kyai dan ulama sepakat memperjuangkan Khofifah Indar Parawansa untuk maju dalam pemilihan gubernur Jatim,” ungkap pegasuh Ponpes Amanatul Chalim.

Dipilihnya Khofifah Indar Parawansa ini, diyakini bisa membawa Jawa Timur menuju sistem pemerintahan yang adil dan makmur. “Pada sosok Khofifah memiliki 4 sifat luhur, yakni sidik, amanah dan tablig serta fatonah yang menjadikan karakter dalam membawa masyarakat yang adil dan makmur. Inilah dasar kami memperjuangkannya,” tutur Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim.

Untuk memperjuangkan Khofifah dalam pemilihan Gubernur Jatim, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan bahwa akan segera membentuk Tim Sembilan, guna membahas strategi pemenangan Khofifah kedepan. “Pembentukan Tim Sembilan nanti akan diisi oleh para ulama dan kyai. Untuk saat ini masih KH Sholahudin Wahid yang masuk Tim Sembilan, dan menjadi ketua dari Tim Sembilan. Kemudian sisanya kami masih menunggu hasil musyawarah kedepan,” tuturnya.

Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan bahwa Tim Sembilan ini merupakan suatu tim untuk membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan persiapan Khofifah dalam pemilihan Gubernur Jatim, mulai dari strategi pemenangan hingga pemilihan figur yang akan mendampingi Khofifah.

“Tim Sembilan ini memiliki tugas khusus dalam melakukan strategi pemenangan, dan juga penentuan untuk calon yang akan mendampingi Khofifah dalam pemilihan Gubernur,” tandasnya.

Saat disinggung soal bakal calon yang akan mendampingi Khofifah dalam putaran pilkada Jawa Timur, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim kembali menegaskan bahwa para kyai dan ulama masih dalam tahap pembentukan Tim Sembilan. “Kami masih fokus untuk pembentukan Tim Sembilan. Untuk figur yang akan mendampingi Khofifah kami belum memiliki dan akan dibahas oleh Tim Sembilan,” tegas Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim.

Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa tidak berkomentar apapun saat sejumlah awak media berusaha untuk mewawancarainya. “Saya serahkan semua pada para sesepuh kyai, kita tunggu sama-sama. Saya minta doanya dari rekan-rekan,” singkat Khofifah Indar Parawansa.(ar)

Keterangan gambar: Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim saat konferesnsi pers, (bawah) Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai.(foto:adi rosul)

REDAKSIPolitikjatim,pilkada,politik,Ulama
ADAKITANEWS, Jombang - Menuju Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Jawa Timur, sejumlah Kyai dan Ulama di wilayah Jatim berkumpul di Pondok Pesantren Tebuireng untuk memberikan dukungan kepada Khofifah Indar Parawansa, Minggu (15/10). Pertemuan tersebut khusus membahas dukungan untuk Khofifah Indar Parawansa yang akan kembali maju dalam pemilihan Gubernur Jatim pada 2018...