ADAKITANEWS, Blitar – Outbreak Response Imunisation (ORI) atau imunisasi difteri tahap pertama di Kabupaten Blitar dipastikan berjalan lancar. Namun demikian, hingga kini masih ada ratusan siswa tingkat SMK yang belum mendapat imunisasi difteri tahap pertama ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Kuspardani menjelaskan, cakupan Imunisasi Outbreak Response Imunisation (ORI) Difteri tahap pertama di Kabupaten Blitar mencapai 90 persen dari 300 ribu lebih sasaran ORI. Ia pun menyebut, namun masih ada sekitar 10 persen sasaran yang belum diimunisasi, dan mayoritas merupakan para pelajar SMK.

“Pelajar SMK yang belum mendapat imunisasi difteri ini sedang melaksanakan praktik di luar sekolah atau di luar daerah. Sehingga terpaksa belum bisa dilakukan imunisasi difteri,” katanya, Jumat (30/03).

Lebih lanjut Kuspardani menuturkan, untuk saat ini pihaknya masih berkomunikasi dengan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk melakukan penjadwalan ulang sebelum pelaksanaan ORI tahap kedua dilakukan pada Juli nanti.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Jawa Timur. Tapi dengan cakupan 90 persen ini, kita telah memenuhi target yang telah ditentukan minimal 90 persen,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan RI sudah menyatakan bahwa wilayah Jawa Timur termasuk kategori kejadian luar biasa (KLB) kasus difteri. Sehingga di beberapa daerah di Jawa Timur dilakukan imunisasi difteri.(fat/wir)

Keterangan gambar: Kuspardani, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/300318-fat-blitar-ORI-difteri-1024x768.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/03/300318-fat-blitar-ORI-difteri-150x150.jpgREDAKSIKesehatanadakitanews,Berita,blitar,difteri
ADAKITANEWS, Blitar - Outbreak Response Imunisation (ORI) atau imunisasi difteri tahap pertama di Kabupaten Blitar dipastikan berjalan lancar. Namun demikian, hingga kini masih ada ratusan siswa tingkat SMK yang belum mendapat imunisasi difteri tahap pertama ini. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Kuspardani menjelaskan, cakupan Imunisasi Outbreak Response Imunisation (ORI) Difteri...