Jakarta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memastikan proses divestasi saham PT Freeport Indonesia akan rampung akhir September.

Freeport telah setuju untuk mendivestasikan 51 persen saham ke pemerintah melalui PT Inalum (Persero) dengan harga USD3,85 miliar.

“Freeport (rampung) akhir September,” kata Rini di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin, 3 September 2018.

Sejatinya proses divestasi ini awalnya ditargetkan rampung pada Agustus. Sehingga bisa dibilang penyelesaian tersebut molor dari target.

Rini menuturkan keuangan untuk membeli sisa saham tersebut sudah disiapkan dan sudah diselesaikan. Begitu juga aspek lingkungan hidup yang sempat menjadi masalah. Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) telah menyiapkan roadmap.

Di sisi lain hal yang masih menjadi kendala saat ini adalah beberapa penyelesaian dokumen peraturan perpajakan daerah dan pusat yang belum rampung.

“Ada beberapa dokumen termasuk penyelesaian peraturan mengenai perpajakan yang di pusat dan daerah,” tandas dia.

Sebenarnya pemerintah telah mengeluarkan payung hukum mengenai perlakuan pungutan negara bagi pelaku di sektor pertambangan mineral.

Ketentuan tersebut terangkum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 tentang Perlakuan Perpajakan dan/atau PNBP di Bidang Usaha Pertambangan Mineral.

Namun rupanya induk usaha Freeport Indonesia yakni Freeport McMoRan menginginkan adanya aturan khusus bagi pihaknya terkait kepastian iklim investasi termasuk perpajakan.

“Memang ada beberapa aturan yang harus diselesaikan Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN terkait stabilitas investasi, perpajakan. Itu sudah hampir selesai,” jelas dia.

Foto: MI/Susanto

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/09/rini-soemarno.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/09/rini-soemarno-150x150.jpgREDAKSIEkbis
Jakarta. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memastikan proses divestasi saham PT Freeport Indonesia akan rampung akhir September. Freeport telah setuju untuk mendivestasikan 51 persen saham ke pemerintah melalui PT Inalum (Persero) dengan harga USD3,85 miliar. 'Freeport (rampung) akhir September,' kata Rini di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin,...