ADAKITANEWS, Kediri – Rumah bambu milik Ponijan, 49, dan Suparti, 47, warga Desa Wonokasihan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri ludes dilalap api, Sabtu (12/08) siang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian pertama kali diketahui oleh Sutrisno, 37, tetangga korban sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu saksi keluar rumah dan mengetahui ada kepulan asap yang bersumber dari rumah korban.

Lantaran rumah dalam kondisi tertutup, akhirnya saksi minta tolong pada warga sekitar serta menghubungi pihak Kepolisian. Dengan menggunakan alat seadanya, api akhirnya bisa dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Petugas dari PMK Kabupaten Kediri yang datang membawa satu unit mobil pemadam juga ikut membantu memadamkan sisa api yang masih menyala agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Kapolsek Gurah AKP Suyono menyatakan belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran tersebut. “Masih kita dalami apa penyebab pastinya. Namun dari hasil pengumpulan data dan keterangan untuk sementara. Diduga penyebabnya hubungan pendek arus listrik atau korsleting,” ujar AKP Suyono.

Beruntun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pasalnya saat kebakaran, pemilik rumah sedang keluar rumah untuk mengajar.(udn)

Keterangan gambar : TKP Kebakaran.(ist)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/08/IMG-20170812-WA0038-1024x576.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/08/IMG-20170812-WA0038-150x150.jpgREDAKSIDaerahadakitanews,Berita,kebakaran,kediri
ADAKITANEWS, Kediri - Rumah bambu milik Ponijan, 49, dan Suparti, 47, warga Desa Wonokasihan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri ludes dilalap api, Sabtu (12/08) siang. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian pertama kali diketahui oleh Sutrisno, 37, tetangga korban sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu saksi keluar rumah dan mengetahui ada kepulan...