Satpol PP Sosialisasikan Penutupan Lokalisasi Guyangan

665

ak
@dakitanews.com, Nganjuk
– Sekitar 200 peserta yang terdiri dari PSK dan warga guyangan mengikuti sosialisasi yang diselenggarakan oleh Satpol PP Kabupaten Nganjuk, di Kantor Kelurahan Guyangan Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, Sabtu (8/11) kemarin pukul 08.00 WIB. Ini berbeda dengan sosialisasi sebelumnya yang diboikot warga.

Sosialisasi itu dihadiri Satpol PP, Dinsos dan unsur Muspika Kecamatan Bagor, serta KPAD (Komisi Penanggulangan Aids Daerah) Kabupaten Nganjuk. Para peserta, selama pertemuan dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar tekhnis penutupan lokalisasi dan kompensasi bagi PSK dan warga yang terdampak dalam sosialisasi ini.

Ditemui adakitanews.com, Kepala Satpol PP Hariono mengatakan bahwa, pihaknya hanya melakukan tindakan non yustisia,yang sifatnya persuasif dan mengarahkan.”Termasuk untuk penertiban cafe dan panti pijat,”terang Hariono.

Menanggapi masalah dana kompensasi bagi para PSK serta warga yang terdampak, Kepala Dinsosnakertrans Daerah Kabupaten Nganjuk, Drs.Moch Rajuli,MM melalui Kabid Sosial Dra.Iit Herlina,MM mengatakan bahwa, pihaknya hanya mengelola anggaran untuk pelatihan PSK. Sedangkan untuk dana kompensasi sebesar tiga juta rupiah dan dana masa tunggu senilai Enam ratus ribu selama tiga bulan, berada di DP2KAD yang akan ditransfer ke rekening masing-masing.

“Kami hanya mengelola anggaran untuk pelatihan saja, sedangkan untuk kompensasi dan dana tunggu yang mengelola DP2KAD,”jelas Iit Herlina. (Kmto/jati)

Keterangan Gambar : Sosialisasi penutupan lokalisasi Guyangan oleh Pemkab Nganjuk