Guru tunjuk jendela yang di congkel Pencuri

ADAKITANEWS, Blitar – Diduga tidak pernah dijaga, SD Tanjungsari 2 Kota Blitar kembali diobok-obok pencuri, (01/7), sekitar pukul 02.30 wib.dini hari. Pencurian ini adalah yang kedua setelah 17 hari yang lalu tepatnya tanggal 12 Juni 2015 pencuri juga berhasil menggondol beberapa barang berharga.

Kepala Sekolah SD Tanjungsari 2  Erna Sri Rahayu, mengatakan, peristiwa pencurian tersebut pertama kali mengetahui ada barang hilang adalah Yatiman yang merupakan penjaga malam sekolah.

“Yatiman mulai masuk ke sekolah pukul 6 pagi, ia melihat kantor berantakan dan memeriksa ternyata ada beberapa barang yang hilang seperti komuter dan gas elpiji, ial lalu member tahu Yasiati yang merupakan guru yang tinggalnya paling dekat dengan sekolah, Setelah Yasiati diberitahu oleh Yatiman barulah Yasiati menelfon saya, saya segera bergegas berangkat ke sekolah, setelah saya cek benar kemalingan saya lalu lapor Polisi.” Kata Erna.

Dijelaskan oleh Erna bahwa pecuri masuk dengan memanjat tembok sekolah yang memang tidak tinggi dan kemudian mencongkel jendela, setelah itu masuk ke dalam gudang yang berada tepat disamping kantor. Pencuri kemudian mencongkel jendela yang ada di dalam gudang dan masuk ke dalam kantor dan mengambil satu unit computer beserta CPU dan wifi, dua tabung gas elpiji satu ukuran besar, dan satu ukuran kecil, serta uang tujuh puluh lima ribu rupiah.

Menurut Erna, peristiwa pencurian itu merupakan yang kedua kalinya setelah pada 12 Juni yang lalu juga SD Tanjungsari 2 dibobol maling dan membawa kabur barang berupa satu Laptop, tas sekolah untuk tempat laptop, uang amal dan lain-lain senilai tujuh ratus ribu rupiah.

“Sudah agak lama ini si penjaga sekolah yaitu Yatiman tidak pernah tidur di sekolah, setelah tidak pernah tidur di sekolah berakibat sekolah kami kemalingan untuk pertama kalinya pada 12 Juni yang lalu dan terulang lagi kedua kali ini (01/7). AwalnyaYatiman sudah ijin ke kami dan UPTD bahwa tidak bisa tidur di Sekolah tiap malam, menurut Dinas kami disuruh untuk segera mencari penggantinya tapi kami sampai hari ini belum dapat.” kata Erna.

Erna menjelaskan bahwa SD Tanjungsari 2 yang terletak di pinggir sawah jalan raya besar itu sudah menjadi langganan maling, sebab pada tahun 2010 sekolah ini juga pernah kecurian. “Kalau untuk kemalingan kali ini kerugian kita sekitar 5 juta rupiah, tapi untuk total kerugian dari 3 peristiwa kemalingan yang menimpa sekolah kami adalah sekitar 22 juta rupiah.”tambah Erna.

Kasus ini saat ini tengah ditangani oleh Polsek Sukorejo Kota Blitar. Kapolsek Sukorejo Kompol H.M Cholil mengatakan bahwa kemungkinan besar pelaku naik mobil roda empat. Dikatakan oleh Kompol H.M Cholil untuk saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan dengan harapan pelaku pencurian bisa segera tertangkap.

“Dari beberapa keterangan saksi di lapangan tadi malam itu ada mobil roda empat parkir di depan sekolah, kalau mengambil computer itu sangat mungkin pencuri membawa mobil roda empat. Kami himbau bagi masyarakat untuk berhati-hati dan selalu waspada agar kejadian seperti ini tidak kembali terulang. Untuk pihak sekolah juga begitu, yang jaga malam harus ada, ada penjaga sekolah tapi malam hari tidak pernah tidur di sekolah ya sama saja sekolah tidak memiliki penjaga”.kata Kompol H.M Cholil. (wir/jati)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/Guru-tunjuk-jendela-yang-di-congkel-Pencuri.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2015/07/Guru-tunjuk-jendela-yang-di-congkel-Pencuri-150x150.jpgRedaksiHukum Kriminalblitar,pencurian
ADAKITANEWS, Blitar - Diduga tidak pernah dijaga, SD Tanjungsari 2 Kota Blitar kembali diobok-obok pencuri, (01/7), sekitar pukul 02.30 wib.dini hari. Pencurian ini adalah yang kedua setelah 17 hari yang lalu tepatnya tanggal 12 Juni 2015 pencuri juga berhasil menggondol beberapa barang berharga. Kepala Sekolah SD Tanjungsari 2  Erna Sri Rahayu,...