IMG00621-20141013-1336@dakitanews Kediri – Sebelum peristiwa Bus Harapan Jaya dengan Nopol AG 7900 UR mengalami kecelakaan maut di depan Mahmil Medaeng Waru, Sidoarjo, Senin (13/10) pagi. Rombongan dari Saniyem, (55) warga Desa Bangsongan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, sempat mengalami kejadian aneh.

Samsi kerabat korban menuturkan, sebelum menumpang Bus Harapan Jaya, usai menghadiri hajatan pernikahan kerabatnya di rumah Jumini kerabat korban di Sukomanunggal, Surabaya, korban bersama Samsi serta kerabat lainnya mengalami kejadian yang aneh. ” Saat nyebrang dijembatan layang, sandal Mbak Saniyem lepas. Dan saat naik ditangga sandalnya lepas lagi, ” ungkapnya dirumah duka.

Lepasnya sandal korban, diduga menjadi firasat jika akan mengalami kecelakaan maut saat menumpang Bus Harapan Jaya. ” Ya gak menyangka mas, mungkin ini musibah, ” jelas Samsi.

Sementara itu, pantuan adakitanews.com, tampak warga yang datang dirumah duka untuk bertaziah, warga setempat sambil duduk menunggu kedatangan jenazah Saniyem yang masih berada di RSUD Sidoarjo.(gar).

Keterangan Gambar: Warga saat menunggu kedatangan Jenazah Saniyem.

RedaksiHukum Kriminal
@dakitanews Kediri - Sebelum peristiwa Bus Harapan Jaya dengan Nopol AG 7900 UR mengalami kecelakaan maut di depan Mahmil Medaeng Waru, Sidoarjo, Senin (13/10) pagi. Rombongan dari Saniyem, (55) warga Desa Bangsongan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, sempat mengalami kejadian aneh. Samsi kerabat korban menuturkan, sebelum menumpang Bus Harapan Jaya,...