TIPU-CPNS-ILUSTRASI@dakitanews Nganjuk – Setelah melakukan penyidikan terhadap 3 (tiga) orang pelaku penipuan CPNS yaitu Jarwono ,49, warga Lingkungan Jebug Kelurahan Jatirejo Kecamatan Nganjuk, Pardi ,32, warga Desa Plimping Kecamatan Baron dan Kristian Adi ,33, warga Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron, akhirnya Sukamto ,54, Sekretaris Kelurahan Kramat kecamatan Nganjuk, warga Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

“Sukamto beserta Ketiga pelaku sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan saat ini meringkuk di sel tahanan, mereka semua adalah klompotan sindikat penipuan dengan korban Restu Hendro Pramono,” terang Kapolsekta Nganjuk, Kompol Damin, Rabu (24/9).
‪‪
Kasus penipuan ini terungkap setelah adanya laporan dari Dodot Winarto (50) warga Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon. Staf kantor desa setempat ini merasa ditipu karena anaknya, Restu Hendro Pramono (25) tidak mendapatkan gaji layak sesuai kesepakatan awal.‬‬
‪‪
Ketika itu Restu dijanjikan bekerja menjadi staf Kelurahan Kramat dengan gaji sesuai UMK, namun setelah bekerja mulai bulan Maret sampai Agustus tidak dibayar sesuai apa yang dijanjikan oleh pelaku. Dia hanya dibayar Rp 300 ribu selama bulan Maret, April, Mei dan Juni. Bahkan pada bulan Juli dan Agustus, Restu tidak dibayar.
‪‪
Kapolsekta Nganjuk, Kompol M.Damin menerangkan bahwa, Sukamto yang juga sekretaris Kelurahan Kramat ini menyuruh Jarwono untuk mencarikan orang untuk diangkat menjadi staf kelurahan Kramat. Karena tidak bisa bekerja sendirian, lantas Jarwono menghubungi Pardi dan Kristian.‬‬ Selanjutnya kedua orang ini bergerilya dan bertemu dengan Gogot. Agar anaknya bisa diangkat menjadi pegawai, Gogot disuruh membayar Rp 30 juta. “Uang tersebut diserahkan kepada Jarwono dan dibuatkan kwitansi, karena merasa ditipu, akhirnya orang tua Restu melapor ke Polsekta Nganjuk,” terang Kompol Damin.‬‬
‪‪
Mendapat laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus Jarwono. Kepada petugas, dia mengaku bahwa memang disuruh oleh Sukamto untuk mencari orang yang bisa bekerja menjadi staf Kelurahan Kramat.‬‬ “Berdasarkan barang bukti berupa kwitansi inilah akhirnya Jarwono kita tangkap, di depan penyidik semua pelaku mengakui perbuatannya maka kita tetapkan sebagai tersangka,” pungkas Kapolsekta Nganjuk. (Kmto/jati)

Keterangan Gambar : ilustrasi penipuan cpns

RedaksiHukum Kriminal
@dakitanews Nganjuk - Setelah melakukan penyidikan terhadap 3 (tiga) orang pelaku penipuan CPNS yaitu Jarwono ,49, warga Lingkungan Jebug Kelurahan Jatirejo Kecamatan Nganjuk, Pardi ,32, warga Desa Plimping Kecamatan Baron dan Kristian Adi ,33, warga Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron, akhirnya Sukamto ,54, Sekretaris Kelurahan Kramat kecamatan Nganjuk, warga Desa...