ADAKITANEWS, Blitar – Perilaku seks bebas ternyata masih menjadi salah satu faktor tingginya penderita HIV AIDS yang ada di Kabupaten Blitar. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti saat ditemui dikantornya, Selasa (09/01).

Menurutnya, selama tahun 2017 kemarin pihaknya mencatat ada 115 penderita baru HIV AIDS di Kabupaten Blitar. Namun jumlah ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2016 lalu. “Tahun 2015 ada 158 penderita baru, sedangkan pada tahun 2016 ada 160 penderita baru. Jadi terus ada penurunan,” kata Krisna.

Adanya penurunan jumlah penderita HIV AIDS ini, lanjut Krisna, dikarenakan semakin intensifnya tindakan persuasif dari berbagai elemen masyarakat seperti dari pihak PMI, kepolisian, BNN dan Dinas Kesehatan yang rutin melakukan penyuluhan kepada masyarakat khususnya penyuluhan di tempat-tempat yang diduga sebagai tempat penularan HIV AIDS.

“Kalau penyebab utama jumlah HIV AIDS di Kabupaten Blitar masih tinggi, ya karena seks bebas. Selain itu, juga ada penggunaan jarum suntik yang melebihi batas pemakaian, serta memang sudah sejak dalam kandungan,” jelasnya.

Krisna menambahkan, mulai tahun 2007 hingga tahun 2017 lalu, totalnya ada 1.212 penderita HIV AIDS. Dan yang meninggal dunia ada 357 penderita. “Kalau terhitung dari tahun 2007 hingga 2017, jumlahnya mencapai seribu lebih,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Ilustrasi.(google.com)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/hiv-aids.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2018/01/hiv-aids-150x150.jpgREDAKSIKesehatanadakitanews,aids,Berita,blitar,hiv
ADAKITANEWS, Blitar - Perilaku seks bebas ternyata masih menjadi salah satu faktor tingginya penderita HIV AIDS yang ada di Kabupaten Blitar. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti saat ditemui dikantornya, Selasa (09/01). Menurutnya, selama tahun 2017 kemarin pihaknya mencatat ada 115...