Selamatkan Teman Terseret Arus Sungai, Santri Tewas Tenggelam

29

Kediri(adakitanews.com)—Warga Dusun Grompol Desa Ngebrak Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Jumat sore (6/3/2020), mendadak heboh.

Warga dihebohkan dengan salah satu santri pondok pesantren (Ponpes) di Kecamatan Gampeng Kabupaten Kediri tenggelam di aliran anak Sungai Brantas desa setempat.

Kapolsek Gampengrejo AKP Saiful Alam mengatakan, awalnya keenam santri berinisial MTM, AA, MM, AM, DF dan D mencari belut di sawah yang berada di seberang sungai tersebut.

Memasuki waktu salat ashar, AM, MM, DF serta korban yakni AA, bergegas menuju pondok yang awalnya melewati jembatan. Akan tetapi untuk menyingkat waktu dan supaya tidak berjalan memutar, akhirnya mereka berenang.

“AA sebelum meninggal dunia menceburkan diri ke sungai dan berhasil sampai tepi, kemudian disusul MTM. Ternyata MTM tidak bisa berenang hingga terseret arus sungai. Sementara itu MM berusaha menolong MTM tapi tidak berhasil dan kembali ke tepi,” ucap AKP Saiful Alam.

Mengetahui MTM terseret arus sungai dan tidak bisa berenang, AA kembali menceburkan diri untuk menyelamatkan MTM. Namun arus sungai yang begitu deras usaha AA untuk menyelamatkan MTM tidak berhasil. AA malah terseret arus sungai dan tenggelam.

“MTM bisa diselamatkan oleh petugas dan masyarakat sekitar, namun AD tidak tertolong, akhirnya meninggal dunia,” tutur Kapolsek Gampengrejo.

MTM yang berhasil diselamatkan segera dilarikan ke RS Bhayangkara karena dalam keadaan lemas dan tidak sadarkan diri. Sementara itu petugas bersama masyarakat sekitar mencari jasad AA.

“Untuk jasad AA ditemukan sekitar 300 meter dari titik lokasi korban masuk ke dalam sungai. Kami mengimbau kepada warga jangan mandi di sungai, terlebih lagi musim hujan seperti ini,” jelasnya.(gar).