ADAKITANEWS, Sidoarjo – Sidang lanjutan Walikota Madiun non aktif, Bambang Irianto (BI) dengan agenda keterangan saksi pada Selasa (18/04) di Pengadilan Tipikor Surabaya berlangsung panas. Pasalnya, dari lima saksi yang diajukan dalam persidangan, semuanya memberikan keterangan yang memberatkan terdakwa.

Dari keterangan saksi Rusdianto SH, mantan Kepala Dispenda Kota Madiun, menyebut ada penggalangan dana dari SKPD untuk Walikota non aktif, Bambang Irianto. “Kami menarik uang dari SKPD yang ada di lingkungan Kota Madiun atas perintah terdakwa kisaran nilai nominalnya tergantung kemampuan SKPD,” ujarnya dalam persidangan.

Rusdianto menambahkan, ada juga aliran dana dari terdakwa ke salah satu anggota DPRD Madiun, yakni Ketua Fraksi Partai Demokrat, Drs Armaya sebesar Rp 600 juta.

Suasana sidang juga terasa semakin memanas ketika terdakwa BI diberi kesempatan oleh Hakim Ketua untuk bertanya kepada saksi. Dalam sesi tanya jawab tersebut, Bambang Irianto memberikan pertanyaan kepada saksi dengan cara membentak, yang kemudian diingatkan oleh Hakim Ketua.

Untuk diketahui, 5 saksi yang dihadirkan dalam persidangan tersebut antara lain, Sekda Kota Madiun, Maidi, mantan Kepala Dinas PU, Trubus Rekso Dirjo, mantan Kepala Dispenda, Rusdianto, Kabid Tata Kota Dinas PU, Effendi, serta Beni Simsen selaku kuasa hukum direksi PT LRR.

Dalam persidangan tersebut juga diketahui, sering kali saksi menyebutkan nama Musa. Nama itulah yang oleh KPK dianggap sebagai salah satu kunci kasus korupsi senilai Rp 59 miliar tersebut. “Musa ini orang yang tahu banyak tentang kasus ini dan keberadaannya sampai saat ini belum diketahui. Dan dia sudah di DPO (Daftar Pencarian Orang),” kata Feby Dwiyandospendy, salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

Sementara saat ditanya apakah nantinya akan ada tersangka baru terkait kasus tersebut, Feby mengaku masih menunggu proses persidangan. “Kita lihat saja nanti di persidangan karena ini masih mencari Musa. Dia mengetahui banyak tentang kasus ini kita tunggu saja,” pungkasnya.(sid2)

Keterangan gambar : (baju putih) Walikota Madiun non aktif, Bambang Irianto saat menjalani persidangan.(foto : mus purmadani)

http://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/04/adakitanews20170418_191728.jpghttp://www.adakitanews.com/wp-content/uploads/2017/04/adakitanews20170418_191728-150x150.jpgREDAKSIHukum Kriminaladakitanews,Berita,korupsi,kpk,madiun,sidoarjo,walikota madiun
ADAKITANEWS, Sidoarjo - Sidang lanjutan Walikota Madiun non aktif, Bambang Irianto (BI) dengan agenda keterangan saksi pada Selasa (18/04) di Pengadilan Tipikor Surabaya berlangsung panas. Pasalnya, dari lima saksi yang diajukan dalam persidangan, semuanya memberikan keterangan yang memberatkan terdakwa. Dari keterangan saksi Rusdianto SH, mantan Kepala Dispenda Kota Madiun, menyebut...